Home BANTEN Catatan untuk Kampung Pringwulung

Catatan untuk Kampung Pringwulung

0
SHARE

BANDUNG – Pemerintah Desa Pringwulung dan warga RT 04 RW 001, Kampung Pringwulung, Kecamatan Bandung, tampaknya masih perlu bekerja keras menata kampungnya. Ada beberapa catatan tim 9 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019 yang harus dipenuhi jika warga ingin kampungnya masuk nominasi lomba.

Pantauan Radar Banten, tim juri yang terdiri dari Kepala Bidang Tata Bangunan Pendidikan pada Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Serang Deni Hartono, Redaktur Radar Banten Agus Priwandono, serta perwakilan Korem 064/Maulana Yusuf Serang Mayor Czi Haryadi dan Polda Banten AKP M Supur tiba di Pringwulung, Selasa (12/11) sekira pukul 13.30 WIB. Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pringwulung Sunariyah dan jajaran aparatur Desa Pringwulung menyambut juri.

Tak butuh waktu lama, tim juri langsung meninjau lingkungan Pringwulung. Kampung ini berbatasan langsung dengan Kawasan Industri Modern Land. Sedikit perubahan terjadi di kampung ini. Yakni, pemagaran, pot bunga, dan bak penampung sampah.

Koordinator tim 9 juri LKBA Kabupaten Serang Deni Hartono mengatakan, dari sisi persiapan, Pringwulung sudah mengalami perubahan. Tapi, harus banyak ditata lagi. “Alhamdulillah, Kampung Pringwulung ada sedikit persiapan tapi belum maksimal. Seperti kebersihan, penataan lingkungan, dan pos ronda,” ujarnya kepada Radar Banten.

Deni mengatakan, pada penilaian tahap kedua nanti, 9 Desember 2019, timnya berharap ada perubahan yang signifikan di Pringwulung. “Tanggal 9 Desember, kita kembali lagi. Yang kurang-kurang, seperti penataan lingkungan, ke depan harus ada tanamannya, peralatan pos ronda, dan bak sampah di tiap rumah,” terangnya.

Catatan lainnya, kata Deni, partisipasi warga dan dekorasi lingkungan. Menurutnya, hal itu menandakan bahwa partisipasi warga belum kelihatan. Pemanfaatan sampah juga belum dilakukan warga Pringwulung. “Mudah-mudahan, di penilaian ke dua, semua catatan dilengkapi,” imbuhnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pringwulung Sunariyah mengakui kekurangan dalam penataan di kampungnya. “Tadinya, dikira kami, penilaian di bulan kemarin (Oktober 2019-red). Ternyata hari ini (kemarin-red). Tapi akan kami upayakan. Nanti, kita usahakan semuanya,” pungkasnya. (fdr/don/ags)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here