Beranda TANGERANG HUB Honorer Bukan Prioritas Dalam Penerimaan CPNS Tahun Ini

Honorer Bukan Prioritas Dalam Penerimaan CPNS Tahun Ini

235
0
BERBAGI

CIPUTAT-Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka. Dalam rekrutmen ini, pegawai honorer meminta menjadi prioritas. Namun, Pemkot Tangsel menolak dengan alasan peraturannya sudah ditentukan pusat.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan, Apendi mengatakan, permintaan pegawai honorer untuk diprioritaskan dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tidak bisa dikabulkan.

Menurut dia, perekrutan CPNS harus sesuai aturan. “Gini tes sekarang ini kita betul-betul profesional dan tidak ada siapa pun yang kita prioritaskan, anak siapa pun,” ujar Apendi, seperti mengutip Kompas.com, Rabu (13/11).

Menurut Apendi, pegawai honorer di Pemkot Tangerang Selatan juga harus mengikuti mekanisme yang sama dengan pelamar lainnya. Oleh karena itu, kata Apendi, para pekerja honorer juga harus ikut semua tahapan seleksinya.

“Kalau dia rezekinya di situ enggak kemana. Belum tentu orang pintar bisa ngisi itu. Intinya teman-teman belajar dengan baik dan teliti saat pengisian. Jadi tidak ada prioritas, karena ke depan itu PNS yang cerdas dan berkualitas,” katanya.

Sebelumnya, pegawai honorer Tangerang Selatan meminta Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangsel untuk memprioritaskan mereka dalam perekrutan CPNS. Dari 222 formasi dalam rekruitmen CPNS di Pemkot Tangsel, sedikitnya 60 persen dapat diprioritaskan untuk pegawai honorer.

“Paling enggak dari 222 formasi itu, 60 persen formasi bisa diprioritaskan untuk pegawai honorer,” ujar Sekretaris Forum Honorer Kota Tangsel, Abdul Azis di Pemkot Tangsel, Senin, (4/11).

Bahkan, pegawai honorer telah menyiapkan langkah lanjutan jika tuntutan mendapatkan prioritas kursi CPNS tidak digubris Pemkot Tangsel. Para pegawai honorer akan mengirimkan surat kepada Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Tangsel agar usulan mereka bisa dipertimbangkan. “Kalau aspirasi kami tidak diakomodir ya dengan sangat menyesal terpaksa pegawai honorer bikin petisi,” ucapnya. (kom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here