Home TANGERANG HUB Jalan Looping Sangego Atasi Macet Pintu Air 10

Jalan Looping Sangego Atasi Macet Pintu Air 10

0
SHARE
PEMBANGUNAN: Jalan Looping Sangego di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, dibangun untuk mengatasi kemacetan di Pintu Air 10 dan Jalan KS Tubun. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Jalan Looping Sangego yang saat ini dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang akan selesai pada Desember mendatang. Walaupun sempat ada penolakan dari warga sekitar, Jalan Looping Sengego tetap harus dibangun. Karena jalan tersebut dapat menyelesaikan kemacetan yang ada di pertigaan Pintu Air 10 dan Jalan KS Tubun.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, sampai saat ini pekerjaan jalan Looping Sangego sudah mencapai sekitar 50 persen. Secara bertahap dikerjakan, mulai dari pelapisan dasar, perbaikan Subbase, dan juga saluran drainase di jalan tersebut terus dikebut agar selesai tepat waktu.

“Beberapa waktu lalu sempat ada protes dari warga karena pembangunan jalan tersebut harus membongkar pemakaman wareng. Tetapi sudah ada solusinya, yakni pemidahan makam sebanyak 165 makam. Setelah itu barulah dilakukan pengerjaan dan dipastikan Desember selesai,”ujarnya.

Taufik menambahkan, Jalan Looping Sangego juga menjadi salah satu program kerja prioritas Dinas PUPR karena kondisi lalulintas di jalan tersebut cukup padat. Untuk itu adanya Jalan Looping Sangego menjadi salah satu alternatif menyelesaikan masalah kemacetan di kawasan pertigaan pintu air 10.

“Kalau sudah selesai dibangun, arus lalulintas akan dialihkan ke Jalan Looping Sangego. Jadi tidak akan ada lagi kemacetan dipertigaan pintu air 10 menuju Sepatan Timur. Selain itu jalan disekitar pertigaan akan juga diperlebar untuk antisipasi tingginya volume kendaraan,”paparnya.

Ia menjelaskan, selain Jalan Looping Sangego, Dinas PUPR juga sedang mengerjakan perbaikan jalan yang ada di Kota Tangerang. Hal itu untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat pada saat berkendaraan, mulai dari jalan yang berlubang sampai dengan perbaikan jalan dengan sekala besar.

“Kalau perbaikan ringan dan berat juga sedang berjalan, semua tersebar di 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Jadi kedepan tidak akan ada lagi jalan berlubang ataupun jalan yang rusak di wilayah Kota Tangerang, agar masyarakat yang melintas di jalan bisa merasakan rasa nyaman ketika mereka berkendara,”ungkapnya.

Taufik menjelaskan, perbaikan jalan tersebut difokuskan hanya jalan milik Kota Tangerang. Untuk jalan milik Provinsi Banten dan Jalan Negara bukan wewenang Dinas PUPR, dan tidak ada anggarannya untuk melakukan perbaikan di dua jalan tersebut.

“Di Kota Tangerang ini ada beberapa jalan milik Provinsi Banten dan Negara, kalau ada yang rusak kami tidak bisa melakukan perbaikan. Hanya saja kita melakukan pendataan dan lakukan laporan untuk nantinya dilakukan perbaikan,”tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here