Home BANTEN Dua Tempat Hiburan Malam Disegel, Diduga Terorganisir

Dua Tempat Hiburan Malam Disegel, Diduga Terorganisir

0
SHARE
MARAH: Wakil Wlaikota Serang memerahi perempuan dan karyawan di tempat hiburan malam pada sidak di MP3, Legok, Kota Serang, Rabu (11/12). FOTO: Syirojul Umam/Banten Ekspres

SERANG-Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang melakukan inpeksi mendadak (Sidak) terhadap tempat hiburan malam yang ada di Kota Serang, Selasa (10/12) pukul 23.00 WIB. Namun setelah berputar-putar mengunjungi empat tempat hiburan malam, Wakil Walikota hanya berhasil menyegel dua tempat hiburan malam saja.

Pantauan Banten Ekspres, sejak pukul 23.00 WIB Wakil Walikota Serang Subadri ushuludin bersama Satpol PP, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menyidak ke Kapandean, namun sayangnya beberapa yang terlihat berhasil kabur. Penyisiran terus dilakukan hingga ke tempat pemjual jamu yang tak jauh dari Kapandena, di sana Satpol PP berhasil mengamankan puluhan minuman keras yang disimpan di dalam rumah.

Wakil Walikota Subadri meneruskan penyisirannya ke tempat hiburan malam yang berada di Legok, Kota Serang, yaitu dengan nama MP3. Pada saat memasuki tempat tersebut, terlihat sejumlah perempuan yang berpakaian seksi yang ditemani laki-laki, mereka mengaku tengah merayakan hari ulang tahun salah satu temannya dengan potong kue beserta minum-muniman yang dilarang.

Pada kesempatan itu juga, Subadri langsung memarahi perempuan tersebut sekaligus dengan pegawai yang menggunakan kerudung dan pakaian putih. Sejumlah perempuan dan pegawai langsung dibawa ke mobil Satpol PP sekaligus menyegel tempat hiburan tersebut untuk selamanya.

Tak hanya itu, Subadri dan yang lainnya langsung menyisir tempat hiburan lainnya yang berada di Serang Trade Center (STC) atas nama Lucky Star, di tempat itu tak banyak perempuan yang diamankan, hanya saja seperti di MP3 yaitu pegawai dan tempat hiburan tersebut langsung disegel.

Kemudian untuk tempat hiburan yang dikunjungi ke tiga dan ke empat yang ada di Royal dan Ramayana atas nama Alexa terlihat telah digembok yang menandakan bahwa tempat hiburan tersebut telah tutup. Hanya saja Wakil Walikota Serang meyakini bahwa tempat hiburan tersebut sebelumnya telah dibuka, hanya saja karena informasi yang bocor menggagalkan penyempurnaan sidak tersebut.

“Saya menyesali adanya kebocoran, sebelumnya pasti mereka telah buka, tapi karena informasinya bocor akhirnya mereka tutup,” kata Subadri seusai mewawancarai perempuan malam di kantor Satpol PP Kota Serang, Rabu (11/12) pukul 02.00 WIB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here