Home TANGERANG HUB Lalin Arah Stadion Dialihkan

Lalin Arah Stadion Dialihkan

0
SHARE
DIALIHKAN: Papan penunjuk pengalihan arah terpasang di Jalan TMP Taruna depan kawasan Puspemkot Tangerang, Senin (16/12). Pengalihan ini karena ada pengerjaan jembatan Kali Sipon depan Satadion Benteng. FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – lalu lintas (lalin) di Jalan TMP Taruna arah Stadion Benteng ditutup sementara. Lantaran ada peninggian jalan di sekitar pembangunan jembatan Kali Sipon.  Kendaraan yang melintas dialihkan masuk kawasan pusat pemerintahan.

Kepala Bidang Lalulintas pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Andika Nugraha mengatakan, selama seminggu Jalan TMP Taruna dialihkan ke jalur alternatif yang telah disiapkan. Hal tersebut dilakukan karena proyek peninggian jembatan masih dikerjakan.

“Bagi warga yang ingin menuju ke Jalan Veteran masuk ke Pusat pemerintahan Kota Tangerang, disitu akan ada petugas yang akan memberikan petunjuk masuk ke Stadion Benteng dan akan tembus lagi di Jalan TMP Taruna depan SMAN 2 Kota Tangerang,” ujarnya, Senin (16/12).

Andika menambahkan, pengalihan arus tersebut tidak akan berlangsung lama. Bahkan menurutnya pengendara juga akan bisa melintas dijalan tersebut setelah dilakukan peninggian jalan menyambung ke jembatan.

“Jadi saat ini sedang dilakukan pengaspalan dan juga peninggian jalan yang sedang disambung ke jembatan tersebut. Masyarakat masih bisa melintas, hanya saja pada saat dilakukan perapihan jalan tersebut akan dialihkan kembali,”paparnya.

Ia menjelaskan, pangalihan jalur di kota Tangerang hanya di Jalan TMP Taruna saja, selebihnya tidak ada pengalihan jalur. Bahkan jalan KS Tubun, saat ini sudah bisa dilalui oleh para pengendara yang akan menuju Sepatan. Hal tersebut untuk menghindari adanya penumpukan di Jalan Pintu Air 10 yang setiap hari lalulintas padat.

“Jalur Looping Sangego sudah bisa digunakan, kita juga sudah memasang rambu di jalur tersebut. Jadi bagi masyarakat yang ingin menuju Sepatan bisa melintas di jalur Looping Sangego, tidak akan ada lagi penumpukan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan,”ungkapnya.

Andika menuturkan, jalur di proyek peninggian jembatan semuanya tidak ada masalah, karena ketika terlihat padat petugas Dishub langsung melakukan pengalihan arus dan mengatur jalur-jalur yang padat.

“Anggota kami siap di semua jalur rawan kemacetan, jadi pada saat kepadatan terlihat maka dengan sigap anggota Dishub melakukan pengaturan. Kita juga melakukan pemantuan jalur melalui ruang ATCS dengan menggunakan CCTV, akan ketahuan mana saja jalur yang padat di Kota Tangerang,”tutupnya. (mg-9)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here