Home BANTEN Lelang Jabatan Asda dan Kadindikbud Banten Disetop, Peserta Tidak Memenuhi Syarat Kompetensi

Lelang Jabatan Asda dan Kadindikbud Banten Disetop, Peserta Tidak Memenuhi Syarat Kompetensi

400
0
SHARE

SERANG –Lelang jabatan di untuk pengisihan Asisten Daerah (Asda) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten dihentikan. Sekda Banten Al Muktabar memastikan, penghentian itu karena berdasarkan hasil tes kompetensi, semua peserta tidak ada yang memenuhi syarat. Ia menegaskan tim panitia seleksi (pansel) sudah bekerja sesuai aturan. Hal itu disampaikan Muktabar menanggapi tudingan, pansel tidak profesional karena membatalkan lelang jabatan.

Muktabar menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Pemberdayagunana Aparatur Negara dan Reformasi Biorkrasi (Permenpan RB) Nomor 38 Tahun 2017 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi, setidaknya terdapat empat komponen kompetensi dasar ASN yang harus dipenuhi. “Di situ disebutkan kompentensi dasar harus memenuhi skala 4, salah satunya itu soal kompetensi manajerial yang nilainya 70 ke atas. Sementara, sekarang yang ada tidak terpenuhi kompetensi dasar itu. Perbandingannya kalau seseorang syarat administratifnya tidak terpenuhi, apa harus dilanjutkan dan itu juga seperti itu,” jelasnya.

Dari satu posisi jabatan yang dilelang, harus ada minimal tiga peserta yang harus mendapatan nilai di atas 70. Namun, faktanya, hanya ada satu orang saja yang bisa mencapai nilai di atas 70. Untuk seleksi jabatan Asda I Pemprov Banten, nilai tertinggi diperoleh Moch.Poppy Nopriadi (Pemkot Serang) dengan nilai 77,5. Peserta lelang lainnya nilainya tidak mencapai 70. Yakni, Hery Yulianto (Pemprov Banten) 62,5, Untung Saritomo (Pemprov Banten) 62,5, Septo Kalnadi (Pemprov Banten) 60 dan Deni Koswara (Pemkot Tangerang) 60. Iwan Ardiansyah Sentono (Pemprov Banten) 57,5, Agus Mintono (Pemprov Banten) 55, Rikrik Hermawan (Pemprov Banten) 50 serta R Sigit Nugrohadi (Pemkot Tangerang Selatan) dengan nilai 45.

Sementara untuk jabatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, hanya ada dua nama yang mencapai nilai 70 ke atas. Nilai tertinggi diperoleh Ardius Prihantono (Pemprov Banten) dengan 72,5 diikuti Hudori KA (Pemkot Serang) dengan 70. Selanjutnya, Lilik Hidayatullah (Pemprov Banten) 67,5, Lukman 65, Ade Ahmad Kosasih (Pemprov Banten) 62,5 dan Supandi (Pemprov Banten) dengan nilai 52,5. “Pansel punya kewenangan sesuai peraturan perundang-undangan dalam (lelang jabatan ) untuk dua posisi yaitu Asda I dan Kepala Dindikbud. Kita menggunakan dasar tentang kompetensi dasar aparatur sipil negara (ASN),” kata Muktabar saat ditemui di KP3B, Kota Serang, Rabu (18/12).

Oleh karena itu, lanjut Muktabar, pansel berasumsi jika proses tersebut tidak bisa dilanjutkan. Ia mengaku telah melaporkan hal tersebut ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Kita juga meminta pendapat kepada KASN apakah bisa dilanjut atau tidak. Bila ada pendapat lain dari KASN selaku pemegang ororitas, misalkan dilanjutkan yah kita lanjut, dan kita akan patuh,” katanya. Pria yang juga menjadi ketua pansel itu mengungkapkan, proses lelang jabatan akan selalu mengacu pada peraturan perundang-undangan. Ia juga menegaskan, dalam setiap lelang jabatan tidak ada permainan uang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here