Home BANTEN Pengungsi Butuh Bilik Asmara

Pengungsi Butuh Bilik Asmara

0
SHARE
PENGUNGSI: Sejumlah warga Kecamatan Lebak Gedong tinggal di tenda pengungsian setelah rumahnya hancur diterjang bencana, Minggu (12/1). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK-Sejumlah pengungsi korban bencana banjir bandang dan longsor yang berada di enam kecamatan terdampak bencana di Kabupaten Lebak meminta agar pemerintah menyediakan bilik (kamar) asmara bagi mereka yang sudah berkeluarga. Hal tersebut guna menyalurkan hasrat biologis mereka yang sudah hampir dua pekan tinggal di pengungsian.

Arja’i (40), Warga Desa Lebak Gedong, Kecamatan Lebak Gedong yang mengungsi mengatakan, dia menilai bilik asmara sebagai tempat menyalurkan hasrat biologisnya tersebut dinilai sangat dibutuhkan. Karena, dia beserta istri dan anak beserta ratusan pengungsi lainnya akan berada cukup lama di pengungsian ini.

“Iya kami sebetulnya malu mengatakan bahwa kami memang sangat membutuhkan tempat pribadi untuk sekedar menyalurkan hasrat seksual dengan istri. Namun setelah ngobrol hampir semua pengungsi menginginkan adanya kamar khusus tersebut,” kata Arja’i, kepada Banten Ekspres, Minggu (12/1).

Menurutnya, jika bilik asmara tersebut disediakan, nanti akan digunakan secara bergantian setiap malamnya dan tentunya akan dijadwal secara baik oleh petugas. “Kami bisa menggunakannya secara bergantian dan tentunya tidak setiap malam juga masing-masing pasangan memakainya,” ujarnya.

Marsinah, warga Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira mengaku yang mengungsi di Gedung PGRI Sajira mengaku, dia menyerahkan sepenuhnya kepada suaminya, jika memang petugas atau pemerintah menyediakan kamar khusus bagi pengungsi tentu akan digunakan dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here