Home TANGERANG HUB Police Goes To Ponpes Kapolres Ajak Santri Tertib Lalin

Police Goes To Ponpes Kapolres Ajak Santri Tertib Lalin

0
SHARE
SOSIALISASI: Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memberikan materi keselamatan berlalu lintas kepada ratusan santri di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubdtadiin di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, kemarin. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA–Polresta Tangerang mendatangi pondok pesantren. Ini dilakukan dalam agenda Police Goes To Pesentren. Dalam acara ini, Kapolres mengajak para santri untuk tertib berlalu lintas.

Police Goes To Pesentren kemarin, digelar Polresta Tangerang di Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigarksa, Kabupaten Tangerang. Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sosialisasi keselamatan berlalu lintas masuk program rutin Police Goes To Pesentren.

Menurutnya, jumlah ponpes di Kabupaten Tangerang mencapai 1.200 lebih dengan santri mencapai ratusan ribu orang. “Kami menyampaikan pesan satu saja saat mengisi materi tadi. Yakni, ayo sama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kita tahu angka kecelakaan lalu lintas di dunia ini merupakan angka tertinggi yang menyebabkan kematian dari pada penyakit,” jelasnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (14/1).

Ade menyampaikan, kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran. Menurutnya, korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas merupakan tertinggi ketimbang diakibatkan penyakit. Ia juga mengutip satu ayat dari Al-Quran saat menjadi pemateri keselamatan berlalulintas.

“Saya sampaikan juga Surat Al-Baqarah ayat 195, dimana kita tidak diminta membinasakan diri sendiri dengan tangan kita sendiri dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Melanggar aturan lalu lintas itu tidak baik dan merugikan orang lain. Kami harapkan, dengan santri menjadi pelopor, dapat menyebarluaskan informasi ini,” tegasnya.

Senada, Pengasuh Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin, KH. Uwes Qarny menyambut baik program dari Polresta Tangerang. Ia berharap, kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas dapat menggugah santri menjadi pelopor berlalulintas.

Ia menuturkan, santri yang keluar masuk lingkungan pondok pesantren harus atas seizin dari guru atau pengurus ponpes. Apabila, hendak pulang, diharuskan dijemput orang tua santri yang bersangkutan. Hal ini diterapkan, agar, pelopor keselamatan berlalulintas tidak hanya dari santri melainkan budaya dan aturan dari pondok pesantren.

“Tentu kami dari pihak pesantren menyambut baik program yang diusung Pak Kapolres. Yakni, kunjungan dan silaturahmi dengan pondok pesantren dengan menyampaikan dan membahas berbagai hal, terkhusus hari ini disampaikan terkait pelopor keselamatan berlalu lintas,” jelasnya. (mg-10/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here