Home TANGERANG HUB Ditusuk karena Nangis Terus, 35 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Aca

Ditusuk karena Nangis Terus, 35 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Aca

0
SHARE
REKONSTRUKSI: Polsek Neglasari menggelar 35 adegan pembunuhan yang dilakukan Ardiansyah terhadap anak kandungnya di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Senin (20/1). FOTO: Randy/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Polsek Neglasari menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap anak kandung yang dilakukan Ardiansyah, Senin (20/1).  Rekonstruksi di rumah kontrakan RT.02/02, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, pelaku memperagakan 35 adegan.

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka dengan tenang mempraktekan di hadapan polisi. Rekonstruksi ini untuk mendalami kasus tersebut untuk menemukan fakta terbaru.

Kapolsek Neglasari Kompol Robinson Manurung mengatakan, rekonstruksi untuk mengecek keterangan tersangka Ardiansyah (30) yang membunuh anaknya Rasya alias Aca (4) dengan pisau dapur.

“Karena tersangka sudah sembuh dari luka pada saat kejadian, kami langsung lakukan rekonstruksi untuk mengecek kebanaran keterangan tersangka. Dalam rekonstruksi ini, tersangka mempraktekan 35 adegan mulai dari pejemputan korban sampai ia mencoba bunuh diri setelah membunuh anaknya,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres.

Manurung menambahkan, pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka terbilang sadis. Karena tega membunuh anaknya lantaran menangis ingin ketemu ibunya yang sedang bekerja. Pembunuhan ini dipicu karena kesal terhadap istrinya.

“Kalau dari pengakuan tersangka, pembunuhan ini didasari karena sang istri tidak peduli lagi kepada anaknya. Bahkan, tersangka juga kesal karena Aca menangis tidak henti sejak dijemput dari rumah kakeknya hingga ke rumah kontrakan. Akhirnya, di tusuk hingga tewas dan selanjutnya tersangka coba bunuh diri tetapi bisa terselamatkan karena kakek korban datang,”paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here