Home NASIONAL Honorer Tak Otomatis Jadi PNS dan P3K, Penghapusan Pegawai Honorer Bertahap

Honorer Tak Otomatis Jadi PNS dan P3K, Penghapusan Pegawai Honorer Bertahap

0
SHARE
Ribuan guru yang berstatus tenaga kerja honorer di Banten terancam dipecat menyusul rencana pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer di pemerintahan. FOTO: Dok. Radar Banten

JAKARTA – Pemerintah menegaskan para pegawai honorer tak otomatis diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal ini ditegaskan terkait isu penghapusan tenaga honorer.

Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR, tidak ada kesepakatan untuk mengangkat secara otomatis pegawai honorer menjadi PNS atau PPPK.

“Sebenarnya tidak ada kesepakatan antara Komisi II, BKN dan Menpan-RB untuk mengangkat secara otomatis tenaga honorer menjadi PNS atau P3K,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/1).

Dikatakannya, penghapusan tenaga honorer berawal dari kesimpulan rapat Komisi II DPR dengan pemerintah yang diwakili BKN dan Menpan-RB pada Senin, 20 Januari 2020.

Dia menjelaskan dalam rapat Komisi II DPR, Kemenpan-RB dan BKN menyepakati tidak ada lagi status pegawai honorer di instansi pemerintah. Nantinya yang ada hanya PNS dan P3K sesuai pasal 6 UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Dengan demikian, kedepannya secara bertahap tidak ada lagi istilah atau status pegawai tetap, pegawai tidak tetap, pegawai honorer dan sebagainya di instansi pemerintah. Yang ada hanya pegawai berstatus PNS dan P3K.

Sementara, Menteri Pendayagunaan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menegaskan penghapusan tenaga honorer akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor usia dan faktor lainnya.

“Pemerintah mulai 2018 sudah melakukan penyaringan termasuk tes ulang kembali, mana-mana yang bisa memenuhi standar. Bagi (honorer) yang tidak memenuhi standar pun pemerintah akan berupaya melalui pemda dengan membuka program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K),” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here