Home TANGERANG HUB Pengamanan Imlek, Dua Hari Siaga

Pengamanan Imlek, Dua Hari Siaga

0
SHARE
LILIN IMLEK: Kapolres Tangsel didampingi Pengurus Vihara Kwan Im menyalakan lilin saat malam tahun baru Imlek, di Pondok Cabe, Pamulang. FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Perayaan Imlek di Kota Tangsel berjalan aman dan kondusif. Hal itu terjadi salah satunya berkat kesiap-siagaan personel pengamanan dalam menjaga Kota Tangsel. Bertapa tidak, selama perayaan Imlek 2020 kemarin, sebanyak 390 personel gabungan dari Polisi, TNI, Satpol PP, Dishub siaga selama dua hari. Yakni, pada 24-25 Januari 2020.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, personel tersebut dikerahkan untuk mengamankan rumah ibadah yang merayakan Imlek mulai 24 sampai 25 Januari. Adapun personel yang berjumlah 390 itu, disebar di 8 wilayah yang ada diwilayah hukum Polres Tangsel, yakni Pamulang, Serpong, Pondok Aren, Kelapa Dua, Curug, Legok dan Cisauk. “Jadi personel siaga 24 jam selama dua hari di tempat-tempat ibadah yang merayakan Imlek,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres saat mengunjungi Vihara Kwan In Thang di Pondok Cabe, Jumat (24/1) malam.

Ferdy menambahkan, secara umum berdasarkan pemantauan yang dilakukan secara langsung perayaan Imlek berjalan dengan aman. Masyarakat yang merayakan Imlek datang ke tempat ibadah untuk sembahyang. “Sedangkan masyarakat yang tidak merayakan Imlek datang untuk menyaksikan hiburan-hiburan yang disediakan seperti, barongsai dan kembang api,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Wihara Vihara Kwan In Thang di Pondok Cabe Awan Setiawan mengatakan, acara perayaan Imlek tahun ini diadakan lebih sederhana dibanding tahun lalu. “Ini kita dilakukan sebagai bentuk keprihatikan kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah yang terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Awan menambahkan, rangkain acara yang disiapkan jelang tahun baru Imlek adalah jamaah datang ke Vihara untuk sembahyang seperti biasa, selanjutnya ada penampilan barongsai dan sekitar pukul 23.00 WIB dilakukan pembagian angpao yang dibagikan oleh orang yang berperan sebagai Dewa Rejeki.

“Angpao ini kita bagika kepada semua orang yang datang, baik anak-anak sampai orang tua, termasuk masyarakat yang tidak merakan Imlek juga kita kasih kalua mengantri,” tambahnya.

Masih menurutnya, tahun ini adalah tahun tikus logam dan berharap supaya lebih baik lagi dari sebelumnya, Indonesia harus lebih aman dan nyaman. “Ini harapan kita agar tahun ini lebih bail lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here