Home BANTEN Lomba Kampung Bersih dan Aman Kab. Serang 2020: Tempat Buang Sampah Diubah...

Lomba Kampung Bersih dan Aman Kab. Serang 2020: Tempat Buang Sampah Diubah Jadi Taman

0
SHARE
MEMBUANG SAMPAH: Kepala Desa Walikukun Asep Fathurohman bertanya seputar persoalan menata dan menjaga kebersihan kampung.

CARENANG-Perilaku membuang sampah di sembarang tempat sering kali dikeluhkan warga Binuang dan Carenang. Untuk memutus perilaku tak terpuji itu, warga diminta menjadikan lokasi langganan pembuangan liar itu, menjadi taman. Demikian diungkapkan Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi menanggapi persoalan sampah lingkungan pada acara Sosialisasi dan Workshop Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020 untuk Kecamatan Carenang dan Binuang di Aula Kantor Kecamatan Carenang, Rabu (5/2).

Selain Mashudi, hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Banten AKBP Lilik Supratman, Kasi Orsosmas Ditbinmas Polda Banten AKBP Alimuda Pulungan, Kabid Bina Lembaga Kemasyarakatan DPMD Kabupaten Serang Risma Fitriyani Siregar, Camat Carenang Samsuri, Camat Binuang Safrudin Dahlan, Kapolsek Carenang AKP Basar, unsur Babinsa, Kepala Desa, RW dan tamu undangan lainnya.

Mashudi menjelaskan, membuang sampah sembarangan di pinggir jalan masih sering ditemukan. Menurutnya, perilaku tersebut sering kali dilakukan malam hari. Sehingga warga setempat tak mengetahui pelakunya. “Kalau menemukan perilaku seperti itu, lokasi tempat pembuangan sampah sembarangan itu, salah solusinya dijadikannya taman,” ujarnya. Menurutnya, langkah tersebut masih tergolong efektif untuk meminimalisir tercecernya sampah di pinggir jalan. Jika lokasinya sudah tertanami pohon, dan dipagar rapi, ia meyakini warga tak akan kembali membuang sampah sembarang. “Kalau sudah jadi taman, masih saja perilakunya sama, ini kelewatan,” terangnya.

“Selama ini di beberapa wilayah melakukan langkah seperti itu. Sedangkan tempat pembuangan sampah sementara lingkungan dibangun tak jauh dari lingkungan. Sehingga warga sekitar yang menggunakan,” sambung Mashudi. Lebih lanjut, Mashudi menjelaskan, dalam LKBA 2020 bukan antar desa, melainkan antar RW. Jadi, semua RW adalah peserta. Ada 1.511 RW se-Kabupaten Serang. Penilaian meliputi dua kategori, pemula dan utama dengan beberapa item penilaian kampung bersih, yaitu partisipasi masyarakat, lingkungan paling berbunga, kampung terinovatif, pengelolaan lingkungan, kelompok pemuda penggerak lingkungan dan pengelolaan sampah terbaik. “Penilaian diakumulasi dengan kampung aman,” terangnya.

Sementara itu, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Banten AKBP Lilik Supratman dalam pemarannya mengatakan, kampung aman harapan semua masyarakat. Beberapa indikator kampung aman yaitu memiliki poskamling dan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). “Saya berharap di Carenang dan Binuang memiliki poskamling semua. Tujuannya agar aman,” katanya.

Usai acara, Camat Carenang Samsuri mengatakan, sosialisasi LKBA memberikan manfaat untuk persiapan. “Pada intinya masyarakat sangat antusias dengan lomba ini. Target kami pada LKBA tahun ini, semua desa bisa memenangkan salah satu kategori,” katanya. “Kami akan berupaya memacu masyarakat Carenang untuk meningkatkan kebersihan dan keamanan lingkungan,” sambungnya.

Pada bagian akhir, Camat Binuang Safrudin Dahlan mengatakan, keberadaan LKBA mempengaruhi pola hidup bersih dan sehat masyarakat. “Masyarakat kecamatan Binuang sangat menyambut positif kegiatan ini. Kami terus bahu membahu bersama jajaran seluruh elemen yang ada di kecamatan Binuang agar tidak menganggap lomba ini sebagai seremonial belaka,” katanya. “Tetapi yang paling penting perilaku masyarakat yang memulai ingin mewujudkan lingkungan yang bersih dan aman,” sambungnya.

Terkait masalah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, kata Safrudin keberadaan sampah di pinggir jalan wilayah Binuang bukan berasal dari masyarakat kecamatan Binuang. Karena memang itu merupakan bagian dari lintasan perbatasan. Sampah dari warga daerah lain yang melintas. “Itu bukan warga kami. Memang seperti itu kondisinya, masukan dari Radar Banten akan coba kita praktikkan,” terangnya. “Kami tentu berharap dapat memberikan motivasi kepada masyarakat khususnya kecamatan Binuang terkait pentingnya kebersihan dan kesehatan serta penataan lingkungan,” pungkasnya. (fdr-dylan zetizen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here