Home TANGERANG HUB Kotoran Babi Dibuang ke Cisadane

Kotoran Babi Dibuang ke Cisadane

0
SHARE
DIHENTIKAN: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang menghentikan pembuangan limbah kotoran hewan babi ke Sungai Cisadane. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Kotoran babi dari peternakan yang ada di wilayah Neglasari dibuang ke Sungai Cisadane. Hal ini membuat warga di bantaran sungai resah dan melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Kepala DLH Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, berdasarkan laporan warga pihaknya sudah mengingatkan pemilik ternak untuk membuat Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Sehingga tidak membuang kotoran hewan ternak ke sungai.

“Awalnya limbah kotoran tersebut dibuang di Sungai Cisadane, masyarakat yang melihat mengadu ke kami. Khawatir akan terjadi gejala penyakit atau virus yang diakibatkan kotoran hewan tersebut. Makanya, kita stop,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Kantor DLH, Kamis (20/2).

Dedi menambahkan, saat ini para pemilik hewan ternak sudah diingatkan dan tinggal menunggu kapan akan dibuat IPAL. Jangan sampai, izin usaha mereka juga distop karena tidak mempunyai IPAL untuk membuang limbah kotoran hewan.

“Saat ini, mereka kami arahkan untuk melakukan pemotongan hewan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang legal. Kalau seperti ini, mereka tidak mempunyai IPAL dan membuang limbahnya sembarangan,”paparnya.

Ia menjelaskan, masyarakat bantaran Sungai Cisadane awalnya tidak tahu apa yang dibuang di sungai. Setelah dilihat ternyata limbah kotoran hewan, setelah tahu langsung melaporkan ke DLH.

“Memang awalnya tidak ada yang tahu, tetapi lama kelamaan setelah diamati ternyata limbah kotoran hewan babi. Makanya masyarakat takut ada apa-apa, kita akan terus monitor melakukan pemantuan agar membuat IPAL,”ungkapnya.

Sementara itu, Indra warga yang tinggal di bantaran Sungai Cisadane membenarkan, pemilik ternak babi sering membuang limbah kotoran di Sungai Cisadane. Bahkan yang dibuang sangat banyak dan membuat khawatir.

“Yang dibuang kotoran hewan babi, kita khawatir takut ada penyakit atau virus makanya kita lapor ke DLH agar dilakukan penindakan. Kita meminta agar tidak ada lagi pengusaha hewan ternak yang membuang limbah kotoran di Cisadane,”pungkasnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here