Home TANGERANG HUB Di Tubuh Manusia Ada Zat Radioaktif

Di Tubuh Manusia Ada Zat Radioaktif

131
0
SHARE

SETU-Selama dua minggu ini masyarakat dihebohkan dengan penememua zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Setu, oleh Bapeten. Namun, zat radioaktif sendiri tentunya belum banyak yang tahu dan termasuk oleh sebagain warga permukiman Batan Indah. Paparan yang menunjukkan di atas ambang batas menjadikan sebagian warga panik namun sebagian lainnya merasa biasa saja.

Kepala Bidang Keselamatan Kerja dan Dosimetri, Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Heru Prasetio mengatakan, radioaktif merupakan kata sifat yang mempunyai arti senantiasa memancarkan energi yang kita kenal sebagai energi radiasi. “Jadi, zat radioaktif dapat diartikan sebagai suatu zat yang senantiasa memancarkan energi,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/2).

Heru menambahkan, radiasi di sini biasanya lebih merujuk kepada radiasi nuklir, radiasi yang dipancarkan dari inti atom. Radiasi yang dipancarkan zat radioaktif dapat berupa radiasi gamma, radiasi beta, radiasi alfa atau sinar-X.

Energi radiasi tersebut memiliki energi yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan terbentuknya ion, atau sering disebut dengan radiasi pengion (ionizing radiation).

“Energi inilah yang apabila dalam jumlah yang diperbolehkan akan memberi manfaat bagi manusia, namun bila berlebihan akan membahayakan,” tambahnya.

Masih menurutnya, di alam juga terdapat zat radioaktif, termasuk di dalam tubuh manusia. Radiasi alam yang terdapat di dalam tubuh manusia yaitu Kalium-40. Sehingga semua orang senantiasa mendapatkan paparan radiasi alam, baik dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh.

Kalium-40 tersebut terkandung dalam buah pisang. Jika kita memakan satu buah pisang dengan berat sekitar 150 gr, maka kita akan mendapat dosis radiasi sebesar 1 mikro sievert. Bisa dibayangkan bila setiap hari kita makan 3 pisang, berarti selama setahun kita mendapatkan dosis radiasi sekitar 1.000 mikro Sievert atau setara 1 mili sievert.

“Lantas apakah kita menjadi sakit gara-gara makan buah pisang? Tentunya tidak, bahkan kita malah jadi sehat. Secara alamiah setiap manusia mendapatkan paparan radiasi alam pada kisaran 2 miliSievert per tahun,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here