Home HUKUM Disita 600 Ribu Masker di Neglasari, Tak Ada Izin Edar, Akan Dikirim...

Disita 600 Ribu Masker di Neglasari, Tak Ada Izin Edar, Akan Dikirim ke Luar Negeri

0
SHARE
Polda Metro Jaya menemukan 600 ribu masker yang disimpan di dalam gudang di Jalan Marsekal Suryadarma, Kelurahan Selapanjang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (4/3). Polisi memastikan masker tersebut tidak mempunyai izin edar.

KOTA TANGERANG-Sejak terkonfirmasi dua warga Depok terinfeksi virus Corona, warga memburu masker. Namun, di pasaran hampir tidak ada. Apotek hingga pusat perbelanjaan sudah tidak ada yang menjual. Di toko online masih dijual. Tapi harganya tak masuk akal. Masker yang biasanya berharga Rp 15 ribu, di toko online dijual hingga Rp 350 ribu. Kelangkaan masker diduga ulah penimbun. Tim Reskrim Polda Metro Jaya membongkar dugaan kasus penimbunan masker. Di sebuah gudang di Jalan Marsekal Suryadarma, Kelurahan Selapanjang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Rabu (4/3), ditemuan 600 ribu masker.

Polda Metro Jaya menemukan ratusan dus yang berisi masker milik PT Mitra Jayakarta Persada yang bergerak dibidang pengiriman barang dari Indonesia ke luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, telah menyita 240 boks atau berisi 600 ribu masker dari gudang tersebut. Masker-masker tersebut milik H dan W yang rencananya akan dikirim ke Tiongkok.

“Jadi, masker ini encananya akan dikirim ke luar negeri. Tetapi hasil penulusuran tim kami, akhirnya menemukan ratusan dus masker yang siap dikirim ke luar negeri,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres dalam jumpa pers di lokasi ditemukannya gudang masker.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (tengah) memperlihat contoh masker yang sita dari dalam gudang.

Sebelum penimbunan masker ini dibongkar, kata Yusri, H dan W sudah tiga kali mengirim masker-masker miliknya ke luar negeri, sejak virus Corona mewabah. Tetapi, kasus ini masih dalam pendalam untuk mengetahui secara detail, apakah benar masker ini ditimbun atau memang hal lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here