Home TANGERANG HUB Tak Mau Ikut Aksi, Buruh Dikeroyok

Tak Mau Ikut Aksi, Buruh Dikeroyok

0
SHARE
BERI PENJELASAN: Ketua KSPSI Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi (memegang mik) menjelaskan kepada awak media mengenani peristiwa pemukulan anggotanya di sekretariat KSPSI di Kecamatan Cikupa, saat aksi tolak omnibuslaw, Rabu (4/3). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA–ES (45) karyawan PT IKAD dikeroyok puluhan oknum yang melakukan aksi buruh tolak Omnibus Law, Selasa (3/3). Korban mengalami memar, robek di sekitar mulut dan dua giginya copot hingga harus dijahit.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi mengatakan, korban pemukulan merupakan anggota organisasi yang dipimpinnya. Ia mengungkapkan, korban pemukulan bukan hanya satu orang. Namun, hanya ES yang membuat visum dan melaporkan kepada kepolisian sesuai arahan organisasi.

Kronologi awal yakni, saat rombongan buruh yang aksi pada Selasa (3/3) melakukan sweeping di beberapa perusahaan, ES menjelaskan keputusan KSPSI bahwa mereka tidak ikut aksi. Kebijakan itu pun disampaikan ES kepada massa yang mengajak mereka ikut turun ke jalan.

Namun, kata Ahmad, oknum buruh langsung melakukan pemukulan. “Apa yang dilakukan korban sesuai instruksi dari organisasi bahwa tidak melaksanakan demo pada 3 Maret dan kapasitasnya sebagai ketua PUK dan menjaga anggotanya agar tetap bekerja. Tetapi, diserbu oleh kelompok yang saat itu sedang aksi. Akhirnya terjadi pemukulan hingga ada empat jahitan di mulut,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here