Home TANGERANG HUB 114 PNS Diambil Sumpah

114 PNS Diambil Sumpah

0
SHARE
SAH PNS: Ratusan PNS Kota Tangsel yang dihasilkan dari rekruitmen tahun 2018 sah menjadi PNS setelah diambil sumpahnya, kemarin. FOTO: Humas Kota Tangsel

CIPUTAT-Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany memimpin pengambilan sumpah dan janji pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemkot Tangsel. Sumpah pegawai dilakukan di aula Blandongan Balai Kota, Senin (9/3).

Pengambilan sumpah tersebut juga disaksikan Asda I Kota Tangsel Rahmat Salam dan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Sri Juli Rahayu. Sekretaris BKPP Kota Tangsel Sri Juli Rahayu mengatakan, ada 114 orang yang diambil sumpah janji yang dipimpin Walikota Tangsel. “114 PNS yang diambil sumpah janji ini adalah penerimaan CPNS 2018,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (9/3).

Juli menambahkan, CPNS untuk menjadi PNS memerlukan waktu 1 tahun. Sebelumnya 80 persen CPNS dan sekarang 100 persen sudah jadi PNS. “Sekarang 114 CPNS ini sudah 100 persen jadi PNS,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel
Airin Rachmi Diany mengatakan, sumpah janji yang diucapkan pada hakikatnya adalah sumpah kepada negara dan kesanggupan kepada Tuhan untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai aparatur pemerintah. “Hendaknya benar-benar menghayati sumpah dan janji ini dalam setiap menjalankan tugas,” ujarnya.

Airin menambahkan, dengan mengahayati sumpah dan janji maka PNS akan sadar akan komitmen dan tanggung jawab moral terhadap konsekuaensi menjadi ASN. Serta rambu-rambu sebagai ASN sesuai fungsinya.

“Di luar banyak orang yang ingin jadi PNS atau ASN, banyak yang daftar tapi tidak diterima. Jadi wujudkan rasa syukur dengan melakukan tugas dan tanggung jawab dengan baik,” tambahnya.

Ibu dua anak ini berpesan agar PNS dapat membangun menjaga citra positif dengan bekerja sebaik-baiknya. Harus bisa bisa menunjukkan figur ASN yang berkualitas dengan mengikuti regulasi dan aturan yang beralaku.

ASN yang baru diambil jumpah dan janji adalah calon pemimpin atau pejabat dimasa yang akan datang. Kredibilitas, kemampuan harus terus ditingkatkan, sebagai ASN juga diikat oleh aturan dan kode etik.

“Kedepan diharapkan menjadi ASN yang benar-benar berorientasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Masih menurutnya, sebagai ASN diharapkan menanamkan kesadaran diri bila ASN adalah bagian dari motor penggerak perubahan kearah yang lebih baik. “ASN saya harap jadi sosok teladan bagi lingkungan kerja dan sekitar dengan demikian citra positif akan muncul di organisasi dan pribadi,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here