Home TANGERANG HUB Car Free Day Dihentikan Sementara

Car Free Day Dihentikan Sementara

0
SHARE
RAMAI: Car Free Day di Jalan M Yamin selalu ramai dipadati warga setiap minggu pagi. Pemkot Tangerang menghentikan sementara kegiatan ini untuk mengantisipasi wabah virus Corona. FOTO: Humas for Tangerang Ekspres

TANGERANG – Mengantispasi penyebaran virus Corona semakin meluas, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghentikan sementara kegiatan Car Free Day. Pemberhentian tersebut akan diterapkan mulai 15 Maret dan 22 Maret agar warga Kota Tangerang menghindari kegiatan di tempat keramaian untuk mencegah virus.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Dedi Suhada mengatakan, pemberhentian Car Free Day dilakukan hanya sementara. Khawatir jika penyebaran virus Corona mengenai warga Kota Tangerang.

“Di Car Free Day banyak orang dari mana saja yang melakukan kegiatan olahraga, kita tidak tahu apakah ada yang terkena virus Corona. Karena salah satu cara melakukan pencegahan adalah menghindari pusat keramaian salah satunya Car Free Day,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Jumat (13/3).

Dedi menambahkan, lokasi pemberhentian Car Free Day ada di beberapa titik diantaranya Jalan Muhamad Yamin, Jalan Berhias, Jalan Suryadarma, Jalan Pinang Kunciran, Jalan Sipon, Kawasan Puribeta II dan Jalan Prambanan. Semua titik itu diberhentikan dan diharap untuk di maklum.

“Saya sudah mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat agar harap dimaklumi, ini upaya kita sebagai pemerintah dalam mencegah Corona yang semakin meluas di Indonesia,”paparnya.

Ia menjelaskan, selain menghindari pusat keramaian, warga diminta untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan juga badan terutama tangan harus selalu bersih.

“Jadi masyarakat bisa mengikuti program yang dikeluarkan oleh Dinkes, jadi kami harap warga Kota Tangerang selalu menjaga kebersihan lingkungan. Jika bersih, virus selain Corona juga tidak akan ada,”ungkapnya.

Dedi menuturkan, tidak hanya warga yang diimbau, seluruh pegawai DLH diwajibkan selalu membersihkan tangan setelah melakukan kegiatan. Apalagi seluruh pegawai bekerja berkaitan dengan sampah, maka itu harus selalu bersih.

“Semua pegawai mulai dari petugas kebersihan, petugas TPA Rawa Kucing dan juga petugas di lingkungan DLH sudah saya wajibkan untuk melakukan aksi cuci tangan setelah berkegiatan. Mengingat, DLH bekerja berdekatan dengan sampah dan itu harus selalu bersih untuk antisipasi pencegahan adanya virus selain Corona,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here