Home TANGERANG HUB Pengunjung Kecamatan Sepatan Wajib Pakai Hand Sanitizer

Pengunjung Kecamatan Sepatan Wajib Pakai Hand Sanitizer

0
SHARE
CEK: Camat Sepatan Dadang Sudrajat (kiri) sedang cek suhu tubuh pengunjung di Kantor Kecmaatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (16/3). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SEPATAN-Pemerintah Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, mewajibkan pengunjungnya cuci tangan pakai hand sanitizer (pembersih tangan).

Dadang Sudrajat, Camat Sepatan menjelaskan, pihaknya menyediakan hand sanitizer di depan pintu masuk kantor Kecamatan Sepatan sejak Jumat (13/3). Ini merupakan salah satu upaya antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kecamatan Sepatan.

“Dengan begitu, pengunjung yang ingin masuk ke dalam kantor Kecamatan Sepatan, wajibbasuh tangan pakai cairan hand sanitizer, yang sudah tersedia di depan pintu masuk,” jelasnya, kepada Tangerang Ekspres, di ruangan kerjanya, Senin (16/3).

Selain itu kata Dadang, setelah pengunjung membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer. Selanjutnya suhu tubuh pengunjung di cek menggunakan termometer infrared atau alat pengukur suhu tubuh melalui kening.

Dilanjutkan Dadang, apabila ditemukan pengunjung yang bersuhu tubuh di atas 38 derajat celcius, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Sepatan, agar dapat mengetahui kondisi kesehatan si pengunjung.

“Tapi, Alhamdulillah, hingga kini belum ada pengunjung ke kantor kecamatan, saat dicek suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius,” ucapnya.

Di tempat terpisah, dr David Setiawan, Kepala Puskesmas Sepatan mengatakan, biasa pasien terkategori demam memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius. “Apabila pasien punya suhu di atas itu, pasti sudah merasakan kondisi badannya tidak enak,” ucap pria yang akrab disapa David ini.

David menyebutkan, meskipun begitu bagi pasien bersuhu di atas 38 derajat celcius, belum tentu pasien terkena virus Corona. “Pasien suhu di atas itu, bisa saja DBD ataupun Tipes,” jelasnya. Sebaiknya kata David, apabila terdapat pengunjung kantor kecamatan yang bersuhu di atas 38 derajat celcius dapat dibawa ke Puskesmas, agar dapat dicek.

“Dalam pengecekan itu, kami melakukan analisis gejala penyakit dan wawancara. Analisis penyakit bertujuan untuk mengetahui jenis penyakitnya. Sedangkan wawancara bertujuan untuk menelusuri perjalanan si pasien apakah pernah berkunjung ke negara terjangkit virus corona atau bahkan berkontakan dengan orang yang terjangkit corona,” pungkasnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here