Home TANGERANG HUB Siapkan Rp 3 M Antisipasi Sebaran Corona

Siapkan Rp 3 M Antisipasi Sebaran Corona

0
SHARE
CEGAH VIRUS: Sejumllah pegawai antre menggunakan hand sanitizer sebelum memasuki ruang kerja di Balaikota Puspemkot Tangsel, Serua, Ciputat, Selasa (17/3). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Pemkot Tangsel menyiapkan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk belanja mengantisipasi penyebaran Corona Virus Diseas (Covid-19) atau virus corona. Anggaran tersebut disiapkan setelah Pekot menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) pada Minggu (15/3) lalu.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, dengan penetapan status KLB corona kita bisa menggunakan biaya tidak terduga. “Untuk mengantisipasi penyebaran cirus corona kita menyiapkan biaya tidak terduga sebesar Rp 3 miliar,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (17/3).

Pria yang biasa disapa Pak Ben ini menambahkan, Rp 3 miliar tersebut masuk dalam belanja besar. Nantinya siapa yang membutuhkan akan dibahas lebih lanjut namun, yang paling memerlukan adalah Dinas Kesehatan untuk membeli cairan pembersih tangan atau hand sanitizer.

“Dana ini juga diperlukan oleh Kominfo untuk memberikan penjelasan dan buat flyer yang banyak. Kalau dalam keadaan normal dan pemda ingin beli suatu barang maka harus melalui alur dan proses yang panjang, sehingga dengan KLB kita bisa menggunakan anggaran tak terduga dengan cepat,” tambahnya.

Masih menurutnya, Rp 3 miliar tersebut untuk semua (gelondong) dan apa saja rinciannya masih perlu dikonsultasikan BPKP dan Kejari Kota Tangsel. Hal tersebut sesuai arahan Gubernur Banten agar pemkot melakukan konsultasi ke Kejari untuk menanisme tata cara pertanggungjawaban dan termauk ke BPKP.

Pak Ben menuturkan, saat ini pemkot dan khususnya RSU Kota Tangsel kekurangan alat perlindungan diri sekitar 100 buah. Alat pelindung diri ini merupakan pakaian khusus yang dipakai oleh petugas yang menangi bisa ada masyarakat yang terjangkit virus corona.

“RSU Tangsel ini kita jadikan rumah sakit transit bila ada orang yang terjangkit virus corona. Karen petugas di ruang transit harus pakai perlengkapan diri dan harganya sekitar Rp 4 juta per set dan ini sekali pakai,” jelasnya.

Selain itu, untuk menghindari penyebaran virus corona, Dinas Kesehatan juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di kantor Balai Kota dan kantor-kantor lainnya. “Selain kantor-kantor pemerintahan akan dilakukan penyemprotan disinfektan juga di tempat lain, seperti di taman kota dan sebagainya,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here