Home TANGERANG HUB Polisi Bubarkan Tongkrongan di Cafe

Polisi Bubarkan Tongkrongan di Cafe

0
SHARE
RAZIA: Polsek bersama Camat Panongan melakukan razia corona di kawasan Eco Plaza, Citra Raya dimana masih terdapat warga yang beraktivitas di luar rumah, kemarin. FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

PANONGAN – Polsek Panongan menggelar razia gabungan bersama TNI dan Satlinmas tentang pemutusan rantai Corona. Razia ini menyasar warga yang belum menerapkan sosial distancing. Terutama anak muda yang kerap tidak mendengarkan imabuan pemerintah tentang Covid-19.

Kapolsek Panongan, AKP Nana Supriyatna mengatakan, surat imbauan pemerintah maupun maklumat polri sudah disebarluaskan. Mulai dari pedagang di pasar maupun di ruko, sekolah, tempat peribadatan hingga di kawasan bisnis. Ia menerangkan, sosialisasi tentang pencegahan persebaran Corona sudah sampai tingkat RT dan RW.

Operasi dilancarkan mulai dari polsek hingga kawasan Citra Raya. Iring-irigan mobil patroli dipasang pengeras suara didengarkan maklumat kepolisian. “Warga diimbau agar tinggal di rumah dan tidak keluar rumah terkecuali keperluan mendesak,” bunyi pengumuman dari mobil patroli.

Nana menegaskan, razia mengutamakan sisi humanis kepolisian, satlinmas dan TNI. “Kita imbau dahulu. Agar warga memahami apa itu Corona. Bagaimana langkahnya guna mencegah penyebaran. Kita sarankan jangan terburu-buru biarkan warga membayar tagihan. Lalu kita imbau untuk ke rumah masing-masing,” terangnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (30/3).

Saat razia, didapatkan anak muda tidak mengindahkan imbauan dari kepolisian dan kecamatan. Namun, ada beberapa remaja yang sontak berhamburan ketika polisi datang. Nana menegaskan, patroli akan terus digelar selma masih ada aduan masih ada yang belum mematuhi imbauan pemerintah.

“Kita sudah imbau berkali-kali, namun masih saja ada yang belum memahami. Kedepan kita akan terus lakukan imbauan ini. Tadi saat operasi berlangsung kondusif dan warga memahami. Walaupun masih banyak anak muda yang tetap memaksa berpergian,” terangnya.

Ia menerangkan, kawasan Eco Plaza Citra Raya kerap dijadikan tempat nongkrong anak muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang. Pemilik usaha sempat menolak ditutup lebih dini dengan berbagai alasan salah satunya nafkah keluarga.

“Kita tegaskan kepada warga bahwa penyebaran Corona cepat, karena melalui cairan bersin dan batuk. Serta dapat bertahan hidup lebih dari dua jam di luar tubuh manusia. Kita terus patroli agar warga diam di rumah dan tidak beraktivitas di luar rumah,” terangnya. (sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here