Home TANGERANG HUB Polsek Razia Salon ‘Ngeyel’

Polsek Razia Salon ‘Ngeyel’

0
SHARE
RAZIA CORONA: Kapolsek Panongan AKP Nana Suganda (kiri) bersama Camat Panongan Rudi Lesmana (kanan), melakukan razia salon dan spa yang masih beroperasi di tengah wabah Corona, kemarin. FOTO: Polsek Panongan for Tangerang Ekspres

PANONGAN – Surat edaran penutupan tempat pijat atau kecantikan seperti salon tidak membuat pemilik usaha jengah. Meraka tetap memaksa buka, salah satunya salon kecantikan di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Pemilik usaha dan karyawan tidak takut akan pendemi virus Corona yang dinyatakan status darurat kesehatan.

Kapolsek Panongan, AKP Nana Suganda mengatakan, laporan warga yang resah dengan masih beroperasinya salon dan spa di tengah Corona. Ia menerangkan, sebelumnya dilakukan pemantauan atas laporan warga.

Rombongan polisi bersama TNI dan Satpol PP Kecamatan Panongan berangkat sekira pukul 10.00 WIB dari Mapolsek. Nana menjelaskan, razia pencegahan Corona ini dilakukan dengan mengedapankan sisi humanis.

“Kita beritahu kepada pegawai salon dan pemiliknya apa itu Corona dan bagaimana cara mencegah penyebarannya. Kita edukasi dan berikan informasi kepada warga sekitar salon agar semua memahami kondisi dan situasi terkini,” jelasnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (1/4).

Pantauan Tangerang Ekspres, salon berada di kawasan ruko elit di Kecamatan Panongan dan terbiasa beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Sedangkan, konsemen perempuan dan pria bercampur baur hanya dipisahkan sekat.

“Ada apa pak? Salah kita apa yah pak? Salon ini bukan tempat yang macam-macam pak. Salah kita apa yah pak? Maaf. Silahkan pak cek, dari tadi belum ada konsumen dan sedang sepi pak sekarang,” kata pemilik salon dan SPA yang tidak ingin disebutkan namanya ketika polisi datang.

Nana mengungkapkan, salon dan spa memiliki potensi penyebaran Corona sehingga pemerintah menerbitkan surat edaran guan menutup sementara. Menurutnya, dilakukan penempelan surat edaran pemerintah selain diberikan pemahaman kepada pegawai dan pamilik salon tentang Covid-19.

“Ada bebrapa salon yang kita datangi namun hanya satu yang beroperasi. Kita patroli semua salon dan spa tutup namun hanya satu ini yang masih beroperasi. Kita berikan edukasi dan informasi bagaimana Corona menyebar cepat hanya lewat muncratan batuk dan bersin,” tutupnya. (sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here