Home TANGERANG HUB UMKM Tutup Terdampak Corona

UMKM Tutup Terdampak Corona

0
SHARE
TUTUP: Pusat jajanan Bumi Indah, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, ditutup. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

PASAR KEMIS-Pandemi Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19) atau virus Corona memaksa pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) libur bedagang. Salah satunya para pedagang di Pusat Jajanan Bumi Indah, Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Seorang pedagang di pusat jajanan itu mengatakan, pengelola melarang pedagang berjualan sejak 25 Maret 2020. Dengan begitu terpaksa pedagang mengikuti himbauan tersebut. Walhasil pedagang yang mengandalkan penghasilan dari berjualan di tempat tersebut kebingungan membayar biaya sewa.

“Kami biasa bayar satu lapak dagangan senilai Rp 650 ribu per bulan. Nanti kami bingung untuk bayar lapak di April ini. Sebab sudah libur dagang sejak 25 Maret lalu. Sebab, untuk biaya hidup sehari-hari saja sudah bingung,” ucapnya, kepada Tangerang Ekspres, seraya menyebutkan tidak ingin disebutkan namanya, Kamis (2/4).

Pedagang itu menuturkan, saat ini terpaksa berjualan keliling agar tetap memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya. Ia berharap pengelola dapat mengratiskan biaya sewa foodcourt yang disewanya selama belum diizinkan berjualan di tempat tersebut.

Di tempat terpisah, Effendi, Pengelola Pusat Jajanan Bumi Indah mengatakan, pedagang tidak perlu risau. Sebab pengelola tidak akan menarik uang sewa selama pusat jajanan diliburkan sementara. Sebab ini bagian dari mendukung untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Sudah pasti, biaya sewa 32 pedagang pada bulan April tidak ditarik alias gratis, karena foodcourt diliburkan. Ini upaya kami mendukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” kata pria asal Medan ini, di ruangan kerjanya.

Juhro, Kepala Seksi (Kasi) Trantib dan Linmas Kecamatan Pasar Kemis mengatakan, mengapresiasi langkah pengelola meliburkan pusat jajanan Bumi Indah. Sebab sebelumnya tempat tersebut menjadi pusat perkumpulan warga. “Peliburan termpat perkumpulan ini adalah upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” singkatnya. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here