Home TANGERANG HUB 6 Mobil Tak Bertuan di Parkiran Bandara

6 Mobil Tak Bertuan di Parkiran Bandara

0
SHARE
Mobil mewah BMW dan lima mobil berbagai jenis berbulan-bulan terparkir di Bandara Soerkarno-Hatta, tak diketahui pemiliknya.

TANGERANG-Tujuh mobil, Grandmax, Toyota Corona, BMW, Pajero, Avanza, Freed, dan Suzuki Every tiga tahun berada di tempat parkir inap di Bandara Soekarno-Hatta (BSH). Tak ketahuan siapa pemiliknya. Biaya parkirnya sudah mencapai ratusan juta rupiah. Pengelola BSH bersama Polresta Bandara Soetta, melakukan pelacakan.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdinan Sahputra mengatakan, berdasarakan hasil laporan dari pengelola parkir ada tujuh unit yang sudah lama terparkir. Bahkan setelah dilakukan penyelidikan, ada satu unit mobil diduga tindak pidana peniupuan rental mobil.

“Kami lakukan penyelidikan. Salah satu unit mobil Avanza dengan plat Bogor ini merupakan kendaraan yang disewakan. Tetapi tidak pernah kembali kepada si pemilik. Maknya kita langsung cari pemilik mobil tersebut dan sudah ketemu,”ujarnya kepada Tangerang Eskpres di lokasi Parkir Terminakl 1 B Bandara Soetta, Sabtu (25/4).

Adi menambahkan, berdasarkan catatan parkir yang dikelola Angkasa Pura Solusi, mobil Avansa dengan plat nomor F 1043 CV masuk parkir sejak 9 April 2019. Dari hasil rekap biaya parkir mencapai Rp 76 juta, karena sudah sembilan bulan terparkir.

“Mobil ini oleh si pemilik disewakan, namun tidak pernah balik. Saat dihubungi, pemilik ini sempat kaget dan bersyukur mobilnya ditemukan. Akhirnya sudah berkordinasi dengan pengelola parkir untuk menyelesaikan biaya parkirnya,” paparnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini enam unit mobil tersebut sedang dicari siapa pemiliknya. Jika dilihat dari data yang dimiliki oleh pengelola parkir, ada yang biaya parkirnya mencapai Rp 200 juta

“Suzuki Every ini, sudah tidak diketahui data masuk area parkirnya. Karena pengeloaan parkir berbeda dan yang sekarang mengelola PT Angkasa Pura Solusi. Paling tidak sudah tiga tahun, dengan estimasi biaya Rp 280 jutaan,”ungkapnya.

Lanjut Adi, kemudian mobil Grand Max dari catatan parkir sudah masuk area parkir sejak 25 April 2018. Sehingga biaya parkir mencapai Rp 96 juta. Toyota Corona April 2019 dengan tarif parkir mencapai Rp 76 juta. Lalu, BMW 320i Limited Edition B 1845 VJ, sudah ditinggalkan di parkiran tersebut sejak Desember 2018 dan harus membayar Rp 115 juta.

“Untuk mobil Pajero sudah ditinggalkan pemiliknya sejak Oktober 2018, meninggalkan tagihan biaya parkir sekitar Rp 80 juta. Terakhir itu Honda Freed, sudah terparkir selama 2 tahun dan biaya parkir estimasinya Rp 120 juta. Sehingga bila ditotal, tagihan biaya parkir ketujuh mobil tersebut hampir mencapai Rp 900 juta,”pungkasnya.

Adi menyarankan, agar secepatnya pemilik mobil-mobil ini, untuk ke Polres Bandara Soekarno-Hatta, agar mobilnya bisa kembali. Pengelola parkir masih bisa dinegosiasi soal biaya yang harus dibayar. Terlebih, pemilik mobil juga sebagai korban penipuan, maka bisa dimusyawarahkan.

“Pemilik mobil juga korban, jadi pengelola parkir tidak akan saklek. Polres coba bantu menjembatani masalah ini. Maka itu, bagi para pemilik diminta untuk segera mengambil kembali kendaraannya yang sudah terparkir di termina 1 B Bandara Soetta,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here