Home TANGERANG HUB 71 Toko Onderdil Mobil Disegel

71 Toko Onderdil Mobil Disegel

0
SHARE
Satpol PP Kota Tangsel menutup paksa toko spare part mobil di Sentra Onderdil BSD dan BSD Autopart, Serpong, yang nekat buka di masa PSBB, Rabu (13/5). FOTO: Tri Budi/Tangerang Ekspres

SERPONG-Pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangsel sudah dilakukan sejak 18 April. Namun masih banyak ditemukan pelanggaran. Dalam Peraturan Walikota Tangsel Nomor 13 Tahun 2020 tentang PSBB ada bidang usaha yang boleh tetap buka dan tidak. Namun, empat hari terakhir masa pemberlakukan PSBB masih banyak tempat usaha yang dilarang buka, tetap nekat membuka usaha.

Rabu (13/5) siang, Satpol PP Kota Tangsel menyegel 15 toko di Sentra Onderdil BSD 15 dan 56 toko di BSD Autopart, Serpong, dengan jumlah 71 toko. Pemilik toko tetap membandel membuka usaha. Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin mengatakan, toko di Sentra Onderdil BSD dan BSD Autopart yang disegel sudah pernah didatangi petugas dan diperingatkan agar tutup. Namun, peringatan itu tidak digubris. Akhirnya tindakan tegas diterapkan dengan menutup paksa usaha mereka.

“Ada juga toko yang sudah disegel tapi tetap buka. Makanya kita langsung melakukan penyegelan dan memasang segel gugus line,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (13/5). Muksin menambahkan, titik-titik lokasi yang dilarang buka selama PSBB seperti toko aksesoris mobil, audio dan lainnya. Namun, kalau bengkel mobil atau motor tetap boleh buka. “Bengkel tetap boleh buka tapi, showroom jual beli kendaraan tidak boleh buka,” tambahnya.

Masih menurutnya, supermarket seperti Lotte Mart, Giant dan lainnya boleh buka. Namun, khusus yang menjual kebutuhan pokok keluarga. Tempat usaha yang telah disegel tapi tetap buka dan merusak segel maka akan dilimpahkan ke polres dan bisa diancam undang-undang karantina kesehatan. “Kalau melanggar undang-undang karantina kesehatan ini urusan polisi,” ungkapnya.

Muksin menuturkan, sampai saat ini sudah ada 441 tempat usaha yang disegel. Bidang usaha yang disegel sementara ini dapat kembali beroperasi setelah penerapan PSBB di Tangsel selesai. “Kita terus melakukan patroli dan imbauan kepada pemilik usaha agar tidak membuka usahanya,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here