Home TANGERANG HUB Jatiuwung Rawan Tawuran

Jatiuwung Rawan Tawuran

0
SHARE
PATROLI: Anggota Polsek Jatiuwung melakukan patroli antisipasi adanya tawuran, Selasa (12/5). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Mengisi waktu ramadan sering disalahgunakan kelompok remaja untuk melakukan aksi tawuran. Banyak kejadian di beberapa wilayah yang mengakibatkan bentrok fisik hingga jatuh korban.

Polsek Jatiuwung melakukan pengawasan ketat di wilayah untuk mencegah terjadinya potensi tawuran. Selama ramadan ini, tercatat sudah tujuh kali tawuran antarkelompok pemuda di wilayah Jatiuwung. Beruntung petugas sigap dan bisa mencegahnya sehingga tidak ada korban jiwa.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Simanggara Pratama mengatakan, pencegahan tersebut dilakukan berkat kesiapsiagaan personel menanggapi informasi dari masyarakat. Setiap ada informasi tawuran, petugas langsung mendatangi TKP dengan cepat.

“Program pencegahan dini kami lakukan, sebagai upaya agar hal yang tidak diinginkan terjadi. Untuk itu, jika ada informasi dari masyarakat sekitar langsung kita respon dengan langsung mendatangi lokasi,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Mapolsek Jatiuwung, Rabu (13/5).

Aditya menambahkan, ada tujuh lokasi yang sudah didatangi dan dilakukan pemantauan langsung. Hasil pemantauan, polisi mengamankan 41 orang yang ingin melakukan aksi tawuran di tengah pandemik virus corona.

“Rata-rata yang diamankan anak-anak remaja dibawah umur. Sebagai efek jera kita lakukan pembinaan dengan memanggil masing-masing orang tua untuk membuat surat perjanjian. Jika kembali tertangkap atas kejadian yang sama akan diproses secara hukum,”paparnya.

Ia menjelaskan, saat ini hanya dilakukan pencegahan agar tidak melakukan aksi tawuran di wilayah hukum Polsek Jatiuwung. Tindakan terukur, akan diterapkan jika memang kelompok remaja ini sudah tidak mengindahkan peringatan polisi.

“Kita memang lakukan pencegahan, hal itu agar tidak ada warga yang menjadi korban akibat tawuran. Program pencegahan ini terus ditingkatkan. Karena kalau sampai terjadi ada korban, kasihan mereka masih dibawah umur dan harus berurusan masalah hukum,”ungkapnya.

Aditya mengimbau masyarakat khususnya orangtua agar terus memantau anak-anaknya setiap saat agar tidak salah dalam pergaulan maupun terlibat dalam tawuran.

“Mari kita jaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif dengan terus memberikan nasihat terhadap anak-anak. Mereka masih muda agar tidak menjadi korban maupun pelaku aksi tawuran sehingga tidak tersandung kasus hukum,”ungkapnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here