Home TANGERANG HUB RS Khusus Covid Gagal Beroperasi

RS Khusus Covid Gagal Beroperasi

0
SHARE
BATAL BUAT COVID-19: Bangunan Rumah Sakit Aria Sentra Media di kawasan Kedaung berdiri megah. Awalnya, RS ini akan dijadikan khusus menangani pasien Covid-19. Namun, setelah beberapa pekan ternyata batal dijadikan RS covid-19. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Pada 23 Arpil lalu Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meresmikam Rumah Sakit Aria Sentra Medika di Kedaung, Pamulang. Rumah sakit tersebut awalnya diresmikan sebagai rumah sakit khusus penanganan Covid-19. Namun, sampai saat ini rumah sakit tersebut batal beroperasi.

Saat peresmian, sejumlah tim medis termasuk dokter ahli menunjukkan kesiapannya menjalankan tugas. RS Aria Sentra Medika sendiri mampu menampung 52 pasien. Rumah sakit tersebut tidak membuka poli umum, melainkan hanya untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif covid-19. Tapi, belakangan diketahui penggunaan RS Aria Sentra Medika untuk pasien covid-19 batal total.

Kepala Bidang Pelayanan Medis pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel Imbar Umar Ghazali mengatakan, pemicunya adalah konflik internal yayasan rumah sakit tersebut. “Kondisi ini membuat investor diduga kabur dan meninggalkan kerja sama yang dibangun dengan Pemkot Tangsel,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/5).

Imbar menambahkan, sejak diresmikan sebagai rumah sakit penanganan covid-19 belum ada satu pasien pun yang dirawat di sana. Batal beroperasinya RS Aria Sentra Medika sebagai fasilitas penanganan covid-19 cukup aneh. Kerena, kerja sama yang dibangun sebelumnya antara yayasan dan Pemkot Tangsel berlangsung singkat dan lancar. “Kalau ada penolakan, itu hanya berasal dari segelintir warga yang cemas dengan keberadaan rumah sakit covid-19 di lingkungan mereka,” tambahnya.

Masih menurutnya, kronologi kerja sama dengan Yayasan RS Aria Sentra Medika bermula saat perwakilan yayasan datang ke Kantor Dinkes Kota Tangsel. Mereka menawarkan kerja sama dimana nanti segala biaya perbaikan fasilitas ditanggung investor. “Dari yayasan menghadap ke Dinkes, dan saya diminta untuk jadi penanggung jawab sampai persiapan (operasional). Dananya dari investor, Pemkot tidak ada keluar apa-apa,” ungkapnya.

Imbar mengaku tidak mengetahui pasti mengenai total anggaran yang dikeluarkan pihak investor dalam perbaikan fasilitas di RS Aria Sentra Medika. “Rumah sakit ini sudah lama kosong tidak berfungsi setelah menghentikan semua pegawainya karena bangkrut,” tuturnya.

Sebelumnya, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meresmikan rumah sakit (RS) Aria Sentra Medika sebagai rumah sakit Covid-19 untuk Kota Tangsel, Kamis (23/4). Peresmian dihadiri Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan, Ketua DPRD Kota Tangsel Abdul Rasyid, Dandim 0506 Tangerang Kolonel Kolonel Wisnu Kurniawan dan Kajari Tangsel Nur Elina Sari.

Pada saat itu, Direktur RS Aria Sentra Medika Raharjo mengucap syukur berdirinya rumah sakit tersebut. Ia juga berterima kasih kepada pemkot yang mendukung beroperasinya sebagai rumah sakit khusus covid-19. “Mudah-mudahan rumah sakit ini bisa berpartisipasi untuk kesembuhan bagi masyarakat yang menderita covid-19,” ujarnya.

Menurut Raharjo, ruangan keperawatan rumah sakit didesain sudah dilengkapi tekanan negatif dan ini sesuai protokol penanganan covid-19. Ruangan tekanan negatif adalah alat yang dipasang yang berfungsi mengubah virus menjadi tidak berbahaya, sehingga ketika virus keluar tidak berbahaya.
Dahulu rumah sakit tersebut sulit untuk membantu masyarakat dan sekarang jauh berbeda dan mudah-mudahan bisa membantu masyarakat dalam penganan covid-19.

“Saya berharap rumah sakit ini bisa menyelaikan tugas yang diemban dan bisa memulihkan harapan hidup masyarakat. Rumah sakit ini masih ada kekurangan yakni radiologi dan Senin depan sudah siap menangani pasien covid-19,” tambahnya.

Masih menurutnya, Rumah Sakit Aria Sentra Medika siap menangani pasien rujukan dan bukan rujukan dan ini sudah disampaikan kepada pegawai yang menangani pasien. Untuk sementara UGD rumah sakit buka mulai pukul 07.00 sampai 19.00 WIB dan ke depan akan dilihat perkembangan kasus virus corona yang ditangani seperti apa. Namun demikian, ternyata belakangan RS tersebut tidak menangani pasien positif Covid-19. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here