Home TANGERANG HUB BST Belum Terdistribusi di Mauk

BST Belum Terdistribusi di Mauk

0
SHARE
BANTUAN: Seorang warga (tengah) menerima BLT Dana Desa di Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kemarin. FOTO: Dok Pribadi Hariri

MAUK — Warga Kecamatan Mauk belum menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dampak Covid 19 yang bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Ahmad Syaikhu, Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat pada Kantor Pemerintah Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mengakui hal tersebut.

“Kami akui pendistribusian BST dari Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang, belum terdistribusi ke keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Mauk,” kata Syaikhu, saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, Kamis (4/6).

Syaikhu menjelaskan, keterlambatan pendistribusian BST dari Pemprov dan Pemkab karena proses penerbitan buku tabungan dan kartu ATM membutuhkan waktu. Sebab mencapai ratusan ribu KPM BST se-Kabupaten Tangerang.

“Kalau penerima BST dari Pemkab mencapai 83 ribu KPM se-Kabupaten Tangerang. Ditambah lagi dari pemprov, bisa mencapai ratusan ribu KPM BST,” kata Syaikhu, jelasnya.

“Dengan begitu, penyaluran BST, entah itu dari anggaran Pemprov ataupun Pemkab, dilakukan secara bertahap ke sejumlah kecamatan. Artinya tidak serentak ke seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang,” kata Syaikhu, tambahnya.

Syaikhu meminta masyarakat di Mauk, bersabar. Apabila sudah bisa didistribusikan pasti akan diberikan kabar jadwal dan tempat pengambilan BST di setiap desa di Mauk. “Tak kalah penting, warga tetap harus ikuti anjuran-anjuran pemerintah untuk mencegah sekaligus menangani penyebaran Covid-19,” kata Syaikhu, imbaunya.

Di tempat terpisah, Hariri, Kepala Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk, mengatakan memahami persoalan teknis penyaluran BST dari pemprov dan pemkab. “Hanya saja, warga yang belum terima bantuan selalu bertanya-tanya kapan dana bantuan bisa diambil,” kata Hariri, tuturnya.

Di samping itu kata Hariri, sejumlah warganya sudah menerima bantuan sosial pangan (BSP) dan bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos RI. Lalu juga sejumlah warganya sudah menerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

“Nah, sejumlah warga yang lain berharap bisa mendapatkan BST dari pemprov dan pemkab,” kata Hariri. Sekarang lanjut Hariri, pihaknya hanya bisa menyampaikan kepada warganya untuk bersabar, walaupun PSBB jilid tiga sudah lewat, tapi BST dari pemprov dan pemkab belum terdistribusi ke wilayah Mauk. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here