Home TANGERANG HUB Tak Bisa Menunjukkan SIKM Saat Masuk Tangsel, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

Tak Bisa Menunjukkan SIKM Saat Masuk Tangsel, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

0
SHARE
DIPAKSA KEMBALI: Salah satu kendaraan dari luar daerah dipaksa untuk kembali memasuki wilayah Jakarta saat hendak memasuki Kota Tangsel. Ini dilakukan petugas gabungan TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP di Gerbang Tol Pondok Ranji, Pondok Aren, Kota Tangsel, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PONDOK AREN-Sejak 8 Juni sampai 9 Juni Sore, puluhan kendaraan roda empat diminta putar balik oleh petugas gabungan yang berjaga di Exit Tol Pondok Ranji, Pondok aren.

Kendaraan yang diminta putar balik karena tak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Kebanyakan berasal dari wilayah Bandung dan sekitarnya.

Sebagaimana diketahui, bagi pendatang dari luar Jabodetabek dan Banten, SIKM wajib dimiliki orang yang masuk dan keluar dari Jabodetabek dan Banten selama PSBB tahap keempat di Kota Tangsel dari 1-14 Juni mendatang. Dan, Senin (8/6) sore sudah ada 27 kendaraan yang diputar balik, yakni 19 dari arah tol Jakarta dan 8 dari arah Bogor atau Depok.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel Purnama Wijaya mengatakan, sejak Senin (8/6) sampai Selasa (9/6) sore sudah ada puluhan kendaraan yang diminta putar balik. “Kendaraan yang kita minta putas balik ini datang dari luar daerah, masuk ke sini tidak bawa SIKM, kemudian KTP luar daerah, kita suruh putar balik,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (9/6).

Purnama menambahkan, Pemeriksaan SIKM mulai dilakukan Senin (8/6). Sejumlah petugas gabungan tersebar pada 5 titik jalan-jalan arteri dan tol yang menghubungkan akses dari Jakarta menuju Kota Tangsel. Ruas jalan-jalan yang mengarah ke wilayah Kota Tangsel mulai dipadati kendaraan, seiring pelonggaran PSBB tahap 4 seat ini.

Meskipun diketahui, sebagian pengendara memang hanya melintas untuk menuju ke daerah Iain di Provinsi Banten.

“Hampir semua, di ruas tol dan arteri yang menghubungkan Kota Tangsel dan Jakarta. Seperti di Pamulang, Serpong, semua sudah ada peningkatan, sudah mulai ada titik-titik macet,” tambahnya.

Mantan Kepala Disnaker Kota Tangsel ini menjelaskan, kepadatan arus lalu lintas yang akan memasuki Kota Tangsel bukan hanya disebabkan pengendara luar Jabodetabek yang menikmati suasana liburan tapi, juga karena telah dimulainya aktivitas perkantoran di Jakarta dan sekitar.

Meskipun di Jakarta belum semua kantor dna mal dibuka tapi, sudah banyak yang masuk kerja Iagi. Sehingga ada pengaruh kepada kenaikan traffic Ialu lintas.

“Rata-rata kendaraan berasal dari Bandung dan tujuannya akan rekreasi. Mau main ke pantai atau gimana, dianggapnya sudah aman. Kami suruh putar balik saja,” ungkapnya.

Purnama membantah jika pemeriksaan SIKM di jalan-jalan utama terbilang telat lantaran adanya prosedur yang harus dikoordinasikan antar-instansi.

Menurutnya, membuka posko di tol tidak semudah bikin posko di jalan-jalan milik pemkot. Harus izin dari Jasa Marga, PJR, izin dari pengelola jalan tol. Bikin surat hari ini belum tentu dijawab hari ini. masalah teknis.

“Makanya baru bisa dimulai pemeriksaan mulai Senin (8/6). Ini juga hasil keputusan rapat di lokasi, beberapa kali rapat baru deal,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here