Home TANGERANG HUB Budidaya Maggot Kurangi Sampah

Budidaya Maggot Kurangi Sampah

0
SHARE
BUDIDAYA: Walikota Tangerang Arief R Wismansyah melihat langsung budidaya Maggot, Selasa (16/6). Budidaya hewan larva ini selain mengurangi sampah di Kota Tangerang juga dapat dijadikan pakan ternak ikan. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang membudidayakan Maggot. Hewan larva jenis lalat ini selain menjadi pakan ternak ikan juga dapat mengurangi volume sampah. Lantaran Maggot makanan utamanya sampah organik.

“Maggot ini larva dari jenis lalat besar berwana hitam seperti tawon. Dalam proses pertumbuhan membutuhkan sampah sebagai bahan makanannya. Lalat ini makan dari limbah dapur seperti sisa sayuran, buah, makanan dan juga sampah organik,”ujar Walikota Arief R Wismansyah saat di kantor UPT Pengolahan Sampah Kecamatan Jatiuwung, Selasa (16/6).

Arief menambahkan, Larva maggot usia 12-18 hari dapat mengkonsumsi limbah organik cukup banyak. Satu kilogram larva Maggot, per jam dapat memakan 15 sampai 20 kilogram sampah organik. Saat usia 7 sampai 15 hari, larva Maggot sudah bisa dijadikan sebagai pakan ikan.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa ikut terlibat, kedepan kita kembangkan hingga ke lingkungan RW agar sampah yang bersumber dari rumah tangga berkurang,”paparnya.

Ia mengungkapkan, permasalahan sampah di Kota Tangerang tidak bisa hanya pemerintah saja yang menanggulanginya. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengikis penumpukan sampah di TPA Rawa Kucing.

“Nah, kalau ke TPA Rawa Kucing coba lihat sampah sudah menumpuk tinggi. Artinya, masyarakat diminta untuk bisa melakukan pemilahan sampah agar saat dibawa oleh petugas tidak terlalu banyak. Sehingga bisa memperpanjang usai TPA Rawa Kucing,”ungkapnya.

Arief berharap, masyarakat bisa terus membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan cara tersebut, Kota Tangerang bisa bersih dan bisa mendapatkan penghargaan Adipura lagi.

“Saat ini kita juga sudah mengajak masyarakat untuk melakukan program pemilhan sampah, bahkan DLH sendiri mempunyai program bank sampah, sedekah sampah dan program lainnya. Jadi masyarakat untuk bisa terlibat dalam program tersebut demi Kota Tangerang,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here