Home TANGERANG HUB RT dan RW Zona Merah Edukasi Warga, Bupati Bagikan Pelindung Wajah

RT dan RW Zona Merah Edukasi Warga, Bupati Bagikan Pelindung Wajah

0
SHARE
PILIH MENU: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (bertopi) mencontohkan pelayanan warga di era New Normal di salah satu Warteg di Pasar Gudang Tigarksa, Selasa (16/6). FOTO: Humas Pemkab Tangerang for Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, membagikan masker dan pelindung wajah kepada pedagang dan pembeli di Pasar Gudang Tigaraksa dan Pasar Ciung Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa, (16/6).

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang resmi diperpanjang hingga 24 Juni mendatang, dimana gugus tugas RT dan RW menjadi garda terdepan, sebagi pengedukasi dan menginformasikan kepada warga mengenai protokol Covid-19.

“Kita sudah mengindentifikasi RT dan RW yang zona merah yang ada kasus Covid-19. Kepada RT dan RW wajib menjadi pendidik dan pemantau masyarakat agar tidak terpapar lagi. Contohnya, pagi atau sore ketika waktu aktivitas masyarakat mereka wajib mengarahkan masyarakat jaga jarak, menggunakan masker dan diam di rumah. Mereka juga memiliki kewajiban menegur masyarakat yang tidak memakai masker. Semua harus bergerak, kita tidak tahu kapan vaksin atau obat Covid-19 ditemukan atau berakhir jadi pola hidup baru ini harus jalan semuanya,” ujarnya, usai mengunjungi Pasar Ciung, Tigaraksa.

Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang ini tiba di Pasar Gudang Tigaraksa pada pukul 8.30 WIB. Ia langsung membagikan masker dan pelindung wajah kepada para pedagang dan pembeli di pasar.

Zaki mengajak pemuda KNPI dan organisasi kepemudaan lainnya, untuk membagikan masker dan pelindung wajah kepada para pedagang di Pasar Gudang Tigaraksa, setelah itu ia melanjutkan ke Pasar Ciung Tigaraksa melakukan hal serupa.

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerjasama dengan organisasi masyarakat, kemudian terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya memakai masker, jaga jarak, dan juga menjaga kebersihan cuci tangan terutama di tempat-tempat umum seperti pasar tradisional dan pasar modern,” terangnya.

Menurutnya 65 persen penularan covid-19 terjadi di tempat keramaian seperti pasar. Oleh karena itu, ia mewajibkan kepada pembeli terutama kepada penjual untuk berdisiplin memakai masker dan pelindung wajah agar melindungi dari terpaparnya Covid-19.

“Kita terus ingatkan lagi termasuk UMKM dan juga pedagang asongan, yang ada di sekitar pasar maupun yang ada di tempat keramaian lainnya, begitu juga dengan toko-toko kelontong karena UMKM ini harus hidup, ekonomi harus bergerak tetapi juga bagaimana kita melindungi masyarakat maupun penjual,” bebernya.

Zaki mengingatkan, ini merupakan tugas dari semua masyarakat, ia juga mengajak kepada pemuda dan organisasi lainnya, untuk memberikan edukasi dan contoh yang baik kepada masyarakat, sekali lagi mengingatkan kepada semua tentang pentingnya menjaga dan melindungi diri.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki melakukan simulasi dan mencontohkan bagaimana dalam melayani pembeli dengan masker dan pelindung wajah yang hendak makan di Warung Tegal (Warteg) di Pasar Gudang Tigaraksa.

Sementara itu, Juhri salah satu pedagang di Pasar Gudang Tigaraksa mengatakan, bahwa ia merasa senang dan bangga terhadap Bupati Tangerang yang begitu peduli dengan pedagang yang ada di pasar. Beliau mau turun langsung membagi-bagikan masker dan pelindung wajah kepada pedagang.

“Alhamdulillah bupati sangat peduli terhadap pedagang di pasar, dia mau turun langsung bagi-bagi masker untuk pedagang,” tuturnya.

Juhri menambahkan, mendapatkan pesan dari bupati agar selalu memakai masker dan pelindung wajah, serta juga diminta agar ikut mengingatkan kepada pembeli yang tidak memakai masker untuk selalu memakai masker. (rls/sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here