Home BANTEN Pasar Rangkasbitung Dipasang Bilik Disinfektan

Pasar Rangkasbitung Dipasang Bilik Disinfektan

0
SHARE
BILIK DISINFEKTAN: Pengunjung Pasar Rangkasbitung saat melewati bilik disinfektan yang dipasang Disperindag Lebak, Rabu (24/6). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

LEBAK-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten lebak memasang bilik disinfektan atau sterilisasi Covid-19 di Pasar Rangkasbitung. Pemasangan bilik disinfektan tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal itu dilakukan karena pasar menjadi salah satu tempat yang tak pernah sepi dikunjungi warga meski saat ini angka positif Covid-19 mencapai 19 orang.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Kabupaten Lebak, Dedi Setiawan mengatakan, bilik disinfektan ini disediakan semata-mata untuk memastikan para pedagang dan pengunjung di Pasar Rangkasbitung nyaman dalam beraktivitas dan steril dari Covid-19.

“Bilik ini dipasang pintu masuk utama Pasar Rangkasbitung. Bahkan, dalam waktu dekat juga akan dipasang dipintu masuk pasar untuk kendaraan roda empat,” katanya kepada Banten Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (24/6).

Dedi menerangkan, pemasangan bilik disinfektan ini juga diterapkan di 10 pasar lainnya di Kabupaten Lebak. Penyemprotan disinfektan juga terus dilakukan, minimal dua hari satu kali. Selain itu, kata Dedi, pihaknya juga telah membagikan masker kepada para pedagang dan terus mengimbau kepada pedagang ataupun pembeli untuk menjaga jarak dan menggunakan masker.

“Meski belum ada kasus terpapar Covid-19 di Pasar Rangkasbitung, kita tetap lakukan langkah antisipasi. Karena, kerumunan orang setiap harinya sangat banyak,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, pengunjung Pasar Rangkasbitung nampak antusias serta patuh memasuki kawasan bilik sterilisasi. Satu persatu pengunjung menyempatkan diri masuk ke bilik sebelum beraktivitas di dalam kawasan pasar.

Indra Kuswaja, salah seorang pengunjung Pasar Rangkasbitung mengaku dirinya selalu memasuki bilik disinfektan terlebih dahulu sebelum beraktivitas di Pasar Rangkasbitung. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah pasar.

“Setiap ke pasar, saya selalu menyempatkan masuk ke bilik disinfektan, biar aman dan nyaman serta tidak terpapar Covid-19,” katanya. (mg-5/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here