Home TANGERANG HUB Camat Beri Bantuan Warga yang Rumahnya Ambruk

Camat Beri Bantuan Warga yang Rumahnya Ambruk

0
SHARE
Camat Beri Bantuan Warga yang Rumahnya Ambruk
BERIKAN BANTUAN: Camat Cisoka, Kabupaten Tangerang, Ahmad Hafid (kanan) memberikan bantuan kepada keluarga Ateng, yang rumahnya roboh rata dengan tanah.

CISOKA – Camat Cisoka, Ahmad Hafid merasa prihatin dengan kondisi Anteng, warga Kampung Cempaka RT 05/08, Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang yang rumahnya ambruk. Ia mengaku telah menyambangi kediaman Anteng, pekan lalu.

Hafid mengatakan, ia telah meninjau rumah Anteng yang ambruk sejak beberapa hari yang lalu. Namun, setelah sampai di lokasi, Hafid belum sempat bertemu dengan Anteng lantaran Anteng dan anaknya tidak ada di rumah, hanya ada runtuhan rumahnya.

“Kita kunjungi juga berikan paket berupa sembako dan uang tunai. Nanti mau disampaikan ke perumahannya. Tadi hanya simbolis saja dengan tetangga rumah,” ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan, memang rumah itu dibangun bukan di atas tanah milik Ateng. Akan tetapi, pihaknya akan terus menelusuri status tanahnya, apakah sang pemilik rela untuk dibangun rumah untuk ditempati Ateng dan anaknya atau sebaliknya.

“Saya khawatir kalau sudah dibangun tapi ke depannya bermasalah. Seperti kejadian sebelumnya, ada rumah warga yang dibangun, tapi ada keluarga yang ngusir. Jadi kan sia-sia,” tuturnya.

Hafid mengatakan, bahwa Ateng telah terdaftar untuk mendapatkan bantuan sosial tunai (BST) Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten Tangerang. Hanya, saat ini masih belum bisa dicairkan, masih menunggu beberapa waktu.

“Apabila belum terdaftar, kami telah memberikan langsung bantuan berupa sembako. Menyusul akan ada musyawarah terkait verifikasi penerima bantuan agar datanya akurat. Kita usahakan nama Ateng terdaftar,” ungkapnya.

Terkait bantuan sekolah bagi anaknya, kata Hafid, pihaknya akan berkoordinasi dengan Baznas kecamatan supaya anaknya mendapatkan bantuan. Namun, Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk anaknya masih akan diusahakan.

Hafid mengutarakan, rumah tidak layak huni di Kecamatan Cisoka terhitung banyak. Jadi, perlu kerja ekstra untuk membangunnya. Di tahun 2021 rencananya akan ada kegiatan bedah rumah. Satu kecamatan mendapat kuota 20 rumah.

“Namun anggaran pasti yang digelontorkan masih belum diketahui,” tutupnya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here