Home TANGERANG HUB Bocah di Cisoka Alami Kekerasan

Bocah di Cisoka Alami Kekerasan

0
SHARE
Bocah di Cisoka Alami Kekerasan
ADUKAN MASALAH: AG dan kerabatnya saat mengadukan masalahnya ke salah satu ormas di Kabupaten Tangerang. FOTO: Humas Polresta Tangerang

CISOKA — Kekerasan terhadap anak di bawah umur terjadi di wilayah Cisoka, Kabupaten Tangerang. Korbannya adalah AG (11), bocah laki-laki tersebut diduga menjadi korban perbudakan dan penganiayaan oleh orangtua angkatnya berinisial VDP.

Heni Yurida (37) yang merupakan kerabat korban menuturkan, kejadian berawal saat VDP meminta untuk menjadikan korban sebagai anak asuhnya. Oleh pelaku korban dijanjikan akan di sekolahkan, lantaran orangtua korban tidak diketahui keberadaanya setelah lama bercerai.

“Selama ini AG diasuh oleh kakak dari orangtuanya. Sedangkan kakak orangtuanya itu sendiri adalah orang tidak mampu. Oleh karena itu, AG diberikan kepada VDP untuk jadi orang tua asuh sejak April 2020 lalu,” tutur Heni, Minggu (12/7).

Akan tetapi setelah berada di bawah pengasuhan VDP, korban justru diperlakukan seperti budak. Setiap hari korban disuruh mengurus pekerjaan rumah seperti mengepel, mencuci baju, menyiram taman, hingga memijat pelaku pada malam hari.

Korban juga mengaku tidak pernah diberi uang jajan bahkan VDP seperti tidak ada niat untuk menyekolahkannya. Parahnya lagi, korban mengaku kerap mengalami tindakan kekerasan dari pelaku seperti dipukul, ditendang, diinjak kemaluannya, hingga disundut dengan rokok.

“Saat kakak orangtunya berkunjung AG juga disekap tidak dipertemukan dengan berbagai alasan,” tambahnya

Akan tetapi, kelakuan VDP terbongkar ketika kerabat korban mengunjunginya yang saat itu pelaku tidak ada di rumah. Melihat kondisinya yang memprihatinkan akhirnya keluarga korban membawanya pulang.

Atas saran warga, AG langsung dibawa ke Polresta Tangerang untuk melaporkan apa yang telah dia alami, dengan nomor laporan TBL/809/K/VII/2020/Resta Tangerang dengan tanggal lapor, Sabtu (3/7).

Akan tetapi sampai saat ini , pihak kepolisian belum memproses dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur tersebut. (rls/sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here