Home TANGERANG HUB Pedagang Pasar Pelangi Demo

Pedagang Pasar Pelangi Demo

0
SHARE
Pedagang Pasar Pelangi Demo
TANGANI DEMO: Ketua Paguyuban Pasar Pelangi Sepatan Jembar (depan) sedang menampung aspirasi para pedagang di halaman parkir pasar tersebut, di Kelurahan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (13/7). FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

SEPATAN — Pedagang Pasar Pelangi Sepatan mengeluh karena pendapatannya menurun. Mereka menuding penyebab hal tersebut akibat maraknya pedagang kaki lima di luar pasar tersebut. Puncaknya, sejumlah pedagang Pasar Pelangi Sepatan melakukan pertemuan di parkiran pasar, Senin (13/7).

M Jembar, Ketua Paguyuban Pasar Pelangi Sepatan menyampaikan, berdasarkan hasil pertemuan antara dirinya dengan pedagang, pertama pedagang meminta pedagang kaki lima (PKL) di luar kawasan Pasar Pelangi Sepatan, ditertibkan.

“Yakni PKL yang berjualan di sepanjang bahu Jalan Raya Sepatan-Pakuhaji dan Sepatan-Sepatan Timur,” kata Jembar, kepada Tangerang Ekspres, setelah menemui para pedagang Pasar Pelangi Sepatan.

Ke dua kata Jembar, para pedagang Pasar Pelangi Sepatan memohon agar jalan utama menuju pasar tersebut dibangun. “Akses jalan keluar masuk ke pasar sudah ada. Tapi akses ini belum dibangun,” jelasnya.

Jembar melanjutkan, ke tiga, para pedagang Pasar Pelangi Sepatan mengancam akan kembali berjualan di bahu jalan kembali, bila belum ada penertiban terhadap PKL di bahu jalan raya tersebut hingga 5 Agustus 2020 mendatang.

Oleh karena itu, para pedagang berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang dapat melakukan penertiban PKL pasar tumpah di sepanjang bahu jalan Raya Sepatan-Pakuhaji dan Sepatan-Sepatan Timur. Jembar sudah berkoordinasi dengan pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang, untuk mencari solusi terkait penertiban PKL yang berada di sekitar pasar pelangi.

“Saya minta para pedagang yang terdapat di Pasar Pelangi Sepatan agar bersabar. Karena saya sudah meminta para PKL agar pindah berjualan dalam Pasar Pelangi,” terang Jembar.

Di tempat terpisah, Bambang Mardi S, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, meminta agar pedagang Pasar Pelangi Sepatan bersabar terkait penertiban pasar tumpah di sekitar pasar tersebut.

“Saat ini kami sedang proses pembuatan regulasi pengelolaan pasar yang sementara ini pedagang namakan Pasar Pelangi Sepatan,” kata Bambang, saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, terkait permintaan penertiban pasar tumpah.

Bambang melanjutkan, pembuatan regulasi diantaranya untuk menentukan tatakelola pengelolaan Pasar Pelangi Sepatan. Tujuannya agar pasar milik Pemda Tangerang itu dapat terkelola secara profesional, tertata dan baik.

“Kalau sekarang kami tertibkan, dan meminta PKL pasar tumpah masuk ke Pasar Pelangi, tapi belum ada regulasi pengelolaaan pasarnya, nanti bagaimana mau mengelola pasarnya,” kata Bambang, seraya meminta pedagang Pasar Pelangi Sepatan untuk bersabar. (zky/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here