Home TANGERANG HUB Persiapan MTQ Ke-17, Kafilah akan Dikarantina

Persiapan MTQ Ke-17, Kafilah akan Dikarantina

0
SHARE
Persiapan MTQ Ke-17, Kafilah akan Dikarantina
RAPAT: Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyied (ketiga dari kiri) didampingi Asisten I Bidang Pemerintah, Hery Heryanto (kedua dari kiri) memimpin rapat persiapan MTQ ke-17 di GSG Puspemkab Tangerang, akan digelar di Kota Serang, Agustus mendatang, Rabu (22/7). FOTO: Asep Sunaryo/Tangerang Ekspres

TIGARAKSA – Persiapan pelatihan dan pendidikan khafilah di Kabupaten Tangerang, dipastikan tetap berjalan meski ditengah pandemi Covid-19. Keputusan diambil setelah rapat koordinasi persiapan gelaran MTQ ke-17 tingkat Banten, antara pemerintah bersama pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pembina serta perwakilan kafilah dari setiap kecamatan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (22/7).

Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyied mengatakan, lokasi MTQ ke-17 berpindah tempat ke Kota Serang yang sebelumnya di Kota Tangerang Selatan. Ia mengatakan, pemindahan lokasi perlombaan dikarenakan merebaknya dampak pandemi Covid-19 dan belum ada pelandaian kasus di lokasi sebelumnya.

“Sebelum covid sudah dilakukan persiapan. Saya yakin kota dan kabupaten lain di Banten juga sudah melalukan persiapan. Namun karena corona, waktu pelaksanaan ditunda sementara. Seharusnya Maret sudah dilaksanakan. Nanti tempat perlombaan di Kota Serang selama lima hari, terhitung 10 hingga 15 Agustus tahun ini,” katanya kepada Tangerang Ekspres usai rapat, Kamis (22/7).

Pria yang akrab di sapa Rudi Maesyal mengatakan, rapat kali ini bertemu dengan pembina hingga camat, agar bisa menyampaikan kepada peserta didik yang banyak terdapat di kecamatan.

“Semua lembaga yang berkaitan kita kumpulkan di sini untuk persiapan pembinaan. Kita rencanakan Sabtu (25/7) akan mulai lakukan di Perkemahan Kitri Bhakti selama tiga sampai empat hari. Mereka akan dibina oleh guru yang baik dan inilah kesempatan kita.  Mudah-mudahan dimasa pandemi seperti ini, peserta kita dalam keadaan sehat sehingga saat tampil memberikan yang terbaik,” jelasnya.

Maesyal melanjutkan, pembinaan peserta MTQ akan difokuskan pada satu lokasi dengan pengetetan penerapan Covid-19. “Kita sudah siapkan masker, kita juga cek kesehatan, sebelum sehari peserta tiba. Kita juga cek kesehatan makanan dan kandungan gizinya. Semua protkol kesehatan Covid-19 kita pakai. Kita sudah melakukan persiapan pembinaan kafilah dengan LPTQ Kecamatan agar memberikan kesiapan terbaik,” ungkapnya.

Rudi Maesyal mengatakan, Gedung Pendidikan dan Latihan Kitri Bhakti Kecamatan Curug dinilai tepat sebagi lokasi penggenjotan metal dan kemampuan peserta.

“Mudah-mudahan ditengah pandemi Covid-19, kafilah Kabupaten Tangerang dapat memberikan hasil yang terbaik diajang MTQ ke-17. Ada yang lebih lagi tujuan dari bupati dan wakil bupati yakni, agar syiar Islam dapar dirasakan manfaatnya oleh warga dimana sejalan dengan visi kepala daerah mempertahakankan Tangerang Religius,” jelasnya.

Rudi memastikan, Gedung Diklat Kitri Bhakti akan dilakukan penyemprotan carian disinfektan sebelum dan sesudah peserta datang ke lokasi pemusatan pendidikan.

“Peserta juga harus diukur suhu tubuh menggunakan thermogun. Juga kita sediakan tempat cuci tangan dan handsanitizer yang mudah dijangkau di sana. Kita ketatkan penerapan protokol kesehatan pencehan Covid-19 agar anak-anak kita sehat dan bisa meningkatkan kemampuan,” ujarnya. (sep/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here