Home TANGERANG HUB Jaga Kearifan Lokal, Kemensos Beri Bantuan Limabeta

Jaga Kearifan Lokal, Kemensos Beri Bantuan Limabeta

0
SHARE
Jaga Kearifan Lokal, Kemensos Beri Bantuan Limabeta
Anggota DPR RI M. Ali Taher bersama Plt. Direktur PSKBS Kementerian Sosial RI Adi Wahyono (tengah) memberikan alat kesenian di Jurang Mangu Barat. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PONDOK AREN-Sebanyak tiga tim hadroh, satu tim qosidah dan tim pengiring Gendang Pencak dari Kota Tangsel mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI. Bantuan alat kesenian yang difasilitasi Yayasan Lingkar Masyarakat Berbudaya Betawi (Limabeta) diserahkan secara simbolis oleh Anggota Komisi VIII DPR RI M. Ali Taher, Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial RI Adi Wahyono, Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan Asep Sumarna dan Lurah Jurangmangu Barat Ma’mun, Rabu (5/7).

Adi Wahyono menjelaskan, bantuan alat kesenian untuk para pegiat seni hadroh, qosidah dan pencak silat yang diberikan kepada Yayasan Limabeta merupakan realisasi program Kearifan Lokal di Kementerian Sosial RI. Program kearifan lokal yang setiap tahun diberikan Kemensos RI untuk menunjang kegiatan pelestarian kesenian bernuansa Islam yang dilakukan oleh masyarakat. Karena keragaman Indonesia diwarnai oleh beragamnya kesenian dan budaya sebagai kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat sampai dengan sekarang.

“Semoga bantuan yang telah diberikan Kemensos RI melalui program kearifan lokal bagi kesenian hadroh, qosidah dan gendang pencak dibawah binaan Yayasan Limabeta dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya,” ujar Adi Wahyono saat penyerahan dan pementasan tim hadroh di aula Kelurahan Jurangmangu Barat.

Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Ali Taher mengungkapkan, Kemensos RI sebagai mitra kerja Komisi VIII DPR RI memiliki anggaran yang cukup besar untuk melakukan program program strategis yang menyentuh langsung pada kebutuhan masyarakat.

Salah satunya adalah program kearifan lokal yang telah banyak membantu para pegiat seni dan budaya yang eksis dalam melestarikan budaya dan kesenian lokal. Ke depan Ali Taher berharap kepada Kemensos agar program kearifan lokal diberikan di daerah lainnya di Indonesia.

“Dengan anggaran dari APBN untuk Kemensos RI yang cukup besar, ke depan program seperti ini harus menyebar merata ke wilayah lainnya,” tegasnya.

Ketua Yayasan LIMABETA Sirojudin mengatakan, program kearifan lokal yang telah diterima Limabeta telah diberikan kepada tim hadroh Dzawata Afnan, Badar Aswaja, Tafakur, Tim Qosidah Al Iswaniyah dan tim gendang penca Limabeta. Kelima tim yang berada dibawah binaan Yayasan Limabeta diakui Sirojudin sangat membutuhkan alat penunjang untuk latihan dan penampilan mereka di tengah masyarakat. Karena pegiat kesenian bernuansa Islami ini membutuhkan perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh pemerintah sebagai ajang kreasi dan upaya untuk melestarikan kesenian dan kearifan lokal yang ada di daerahnya. (mol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here