Home TANGERANG HUB Cegah Cluster Baru, ASN di-Rapid Test

Cegah Cluster Baru, ASN di-Rapid Test

0
SHARE
Cegah Cluster Baru, ASN di-Rapid Test
JALANI RAPID TEST: Salah seorang ASN di lingkup Kota Tangsel memberikan sampel darah saat mengikuti proses rapid test yang digelar Dinas Kesehatan Kota Tangsel, kemarin. Ini dilakukan guna mencegah munculnya klaster baru Covid-19.

CIPUTAT-Aparatur sipil negara (ASN) yang ada dilingkup Pemkot Tangsel menjalani rapid test. Rapid test dilakukan untuk menghindari penularan Covid-19 dari orang tanpa gejala (OTG) yang ada di lingkungan Balai Kota.

Rapid test dilaksanakan di Pos Kesehatan gedung dua Balai Kota, Kamis (13/8). Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, 12 dan 13 Agustus rapid test dilakukan untuk ASN yang bertugas di Dinas Pariwisata dan Bappeda Kota Tangsel.

“Dua OPD ini mengajukan ke Dinkes untuk dilaksanakan rapid test untuk pegawainya,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (13/8).

Deden menambahkan, rapid test dilakukan salah satu penyebabnya untuk mengantisipasi penularan covid-19 dari OTG. Selain itu, belum lama ini pegawai Dinas Pariwisata juga ada yang positif Covid-19.

Kedepan rapid test akan dilaksakan kepada semua OPD untuk pencegahan OTG, apalagi aktififas perkantoran mulai aktif normal lagi. “Ini untuk cegahan dan antisipasi.

OTG makanya kita jaga-jaga. Jangan sampai orang aktivitas padahal dia sakit positif dan jangan sampai ketemu orang yang imunitas rendah,” tambahnya.

Rapid test dilaksanakan juga untuk mencegah terjadinya cluster baru penularan covid-19. OTG biasanya beraktifitas seperti biasa namun, bila berketemu orang yang imunitasnya rendah berbahaya.

Dua hari rapid test dilaksanakan tidak ada yang reaktif covid-19 dan kalau ada yang reaktif akan langsung diswab untuk pastikan poaitif atau tidak. Tes swab dilakukan di Dinkes meskipun sampai saat ini belum mendapat rekomendasi dari Litbangkes terkait pengguaan PCRnya,” tuturnya.

Deden menuturkan masyarakat dan ASN diminta tetap mewaspadai kemungkinan penularan wabah covid-19. Jangan menganggap remeh penularan melalui OTG. “Ini jangan dianggap remeh, kalau menginfeksi yang muda-muda, imun kuat, antibodi kuat, jika pun positif pasti cepat sembuh. Kalau infeksi melalui OTG terjadi pada kelompok manula akan menimbulkan sakit,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here