Home TANGERANG HUB Lomba 17-an Pemkot Digelar Daring

Lomba 17-an Pemkot Digelar Daring

0
SHARE
Lomba 17-an Pemkot Digelar Daring
ALA PRAGA BUSANA: Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Moch Taher Rochmadi (dua dari kanan) didampingi Sekretaris Rahayu Sayekti bersama sejumlah pegawai Bapenda berpose ala praga busana dengan latar ruang pelayanan Bapenda yang dirias dengan ornamen kemerdekaan. Ini dilakukan sebagai bahan dalam lomba yang digelar pemkot secara daring. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT–Sekretariat Daerah Kota Tangerang Selatan menggelar Perlombaan 17 Agustus yang diikuti oleh seluruh OPD. Perlombaan tersebut diadakan secara online yaitu melalui kiriman video.

Ada tujuh lomba yang dipertandingkan di ajang ini. Meskipun dilakukan secara online, lomba tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Kabag Kuangan dan perencanaan Setda Tangsel sekaligus ketua Panitia perlombaan, Iin Sofiawati menjelaskan, perlombaan ini merupakan perayaan hari bersejarah di Republik Indonesia. Dimana tanggal 17 merupakan hari kemerdekaan Indonesia.

”Kita sebagai Rakyat Indonesia harus memiliki jiwa nasionalisme. Dengan perayaan 17 Agustus ini kita bisa membuktikan Jiwa Nasionalisme ini dengan kegiatan yang kita lakukan,” ujar Iin.

Iin menambahkan bahwa untuk perayaan pada tahun ini, diambil tema Indonesia Maju. Dengan tujuan memperkuat ketahanan Nasional. Serta, memastikan Indonesia bisa memperkuat fondasi kemerdekaan untuk menghadapi tantangan Global.

”Karena itu Setda Kota Tangsel berinisiatif untuk menyelenggarakan acara ini dalam rangka memperingati kemerdekaan RI yang ke 75,” kata dia.

Sementara untuk perlombaannya adalah Lomba Video Kreatif Kampanye Pencegahan Covid-19. Kemudian Lomba Menghias atau mendekorasi ruangan dengan nuansa HUT RI ke-75. Lalu Lomba Kreatif Peragaan Busana. Selanjutnya ada Lomba Tumpeng dan Parcel. Lomba Menyanyi Kepala OPD serta Lomba Melukis Masker dengan tema 17 Agustus.

”Perlombaan ada yang dilakukan melalui video rekaman ada juga melalui zoom meeting, batas pengiriman lomba sampai 25 Agustus pukul 00.00 dan akan dilakukan penjurian rabu 26 agustus,” ujar Iin.

Saat ini, sudah ada beberapa lomba yang dilakukan dan masuk ke dalam tahapan penjurian. Misalnya adalah lomba kreatif pencegahan Covid-19 yang ditutup kemarin. Sementara lomba menghias tumpeng, menyanyi Kepala OPD dan melukis masker dilakukan pada Kamis melalui Zoom Meeting.

Iin berharap, meskipun perlombaan ini dilakukan dengan sistem yang berbeda daripada sebelumnya, tidak menyurutkan semangat kemerdekaan seluruh staf dan pegawai Pemkot Tangsel.

Pada bagian lain, Sekretaris Bapenda Kota Tangsel, Rahayu Sayekti mengungkapkan meski lomba diadakan secara online dan video, namun tidak menyurutkan semangat untuk mengisi kemerdekaan RI. Terlebih ada lomba sosialisasi covid-19 yang dilakukan masing-masing dinas, ini sangat bermanfaat. “Video sosialisasi covid bisa disebar ke masyarakat sebagai imbauan dalam mencegah penyebaran covid di masyarakat,” ungkapnya.

Bapenda sendiri mengikuti lomba menghias ruangan, sosialisasi covid dan peragaan busana. “Kita ingin tunjukan, meski covid kita memiliki semangat kemerdekaan,” singkatnya. (mol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here