Home TANGERANG HUB Pencuri Harley Diringkus, Berpura-pura Hendak Membeli, Dibawa Kabur Saat Test Drive

Pencuri Harley Diringkus, Berpura-pura Hendak Membeli, Dibawa Kabur Saat Test Drive

0
SHARE
Pencuri Harley Diringkus Berpura-pura Hendak Membeli, Dibawa Kabur Saat Test Drive
Polres Tangsel berhasil menangkap pencuri Harley Davidson, sekaligus menemukan motor yang sempat dibawa kabur pelaku selama lima hari.

SERPONG-Temmy Lexiary (43) memang lihai. Mampu mengelabuhi pemilik motor gede (moge) Harley Davidson dan berhasil membawa kabur motor buatan Amerika Serikat ini.

Modusnya, berlagak hendak membeli. Saat mencoba motor itulah, ia membawa kabur motor dengan banderol di atas Rp 300 juta ini. Korbannya, Rangga (17) warga Perumahan Bali View, Ciputat Timur, Kota Tangsel, pada 21 Agustus kemarin.

Hanya lima hari ia berhasil bersembunyi. Dua hari lalu, Polres Tangsel berhasil menangkapnya di Cigudeg, Bogor, Rabu (26/8) malam. “Motor hasil curian berhasil kita amankan. Tapi sudah berganti cat,” Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan. Harley Davidson jenis Sportsres milik Rangga semula berwarna merah, kini sudah berganti menjadi warna hitam. “Itu modus pelaku untuk menjual kembali ke pasaran, agar tak dikenali pemiliknya,” lanjut Iman.

Iman mengatakan setelah Rangga melapor, anggotanya melakukan penyelidikan. Tidak lama diperoleh informasi pelaku melarikan diri ke Cigudeg, Bogor, Jawa Barat bersama motor yang dicuri. “Anggota Resmob melakukan penyelidikan mendalam di Cigudeg dan berhasil menangkap pelaku di depan Indomaret Cigudeg. Pelaku ini adalah warga yang tinggal di Cigudeg juga,” ujarnya kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres, Kamis (27/8).

Iman menambahkan, setelah diringkus polisi menggiring pelaku ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi. Lalu ditemukan dua unit sepeda motor Harley Davidson jenis Sportsres dan Honda Rebel.

Ternyata, Honda Rebel itu dicuri pelaku pada Juni lalu dengan modus yang sama di daerah Ciater, Serpong. “Dalam kasus ini pelaku berhasil membawa kabur Honda Rebel milik Subur Ritonga (38) warga Cilodong, Depok, Jawa Barat,” tambahnya.

Masih menurutnya, motor hasil kejahatan tersebut akan dijual lagi kepada orang lain. Dijualnya secara utuh dan saat ditemukan masih utuh juga. Untuk meyakinkan calon korbannya, pelaku menawar harga motor incarannya yang merupakan moge dengan harga lebih tinggi.

“Terus motor hasil kejahatannya akan dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar. Saat pelaku ditangkap, motor masih di tangan pelaku. Pelaku meyakinkan korban karena tahu spesifikasi motor,” jelasnya.

Masih menurutnya, untuk mengelabuhi dan agar tidak mudah terdeteksi petugas, pelaku mengubah warna Harley Davidson yang aslinya warna merah diganti warna hitam.

Dalam kasus ini polisi berhasil mengamankan barang bikti berupa satu unit motor Harley Davidson Sportsres dengan Nopol B 5000 ML dan Honda Rabel 500. “Pelaku kita ancam dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman  empat tahun penjara,” tuturnya.

Sementara itu, pengakuan Temmy Lexiary melakukan penipuan dan pencurian sudah dua kali. “Motor ini mau saya jual lagi tapi belum laku. Untuk mengibuli petugas, Harley Davidson saya cat warna hitam dari semula merah,” ujarny.

Temmy mengaku, suka moge sudah lama. Dalam menjalankan operasinya agar terkesan memang hobi moge, ia mempelajari spesifikasi motor yang diincar dari kanal Youtube dan mencoba langsung. “Motor belum ada yang nawar dan belum diposting,” tambahnya.

Di tempat yang sama, pemilik moge Rangga (17) senang lantaran motornya telah ditemukan oleh polisi. “Saya ucapkan terimakasih kepada Polres Tangsel yang telah berhasil menemukan dan meringkus pelaku pencurian motor saya,” singkatnya.

Sebelumnya, Rangga sempat dihubungi oleh pelaku yang pura-pura berniat membeli Harley Davidson tersebut. Korban mengiklankan motor Harley Davidson itu pada 6 Agustus. Pada Jumat (21/8) siang, pelaku menghubungi korban dan menanyakan soal motor tersebut. Rangga pun tidak mengenal pelaku.

Pada Jumat malam, pelaku datang ke rumah Rangga dengan menyewa taksi online. Temmy pun bertemu Rangga. Ia kemudian melihat-lihat kondisi Harley. Lalu, menawar harga.

Sebelum harga disepakati, Temmy meminta izin untuk mencoba motor terserbut. Rangga tanpa curiga mengizinkannya. Temmy lantas naik ke atas Harley dan membawa motor tersebut keluar dari pekarangan rumah Rangga. Namun, ditunggu hingga satu jam Temmy tak kunjung muncul. Rangga pun menginterogasi sopir mobil. Rangga terbelalak, ternyata pria itu sopir taksi online. Bukan anak buah Temmy. Sadar telah tertipu, Rangga melapor ke Polres Tangsel. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here