Home NASIONAL Konser Drive-in Pertama di Jakarta, Parade Klakson Gantikan Tepuk Tangan

Konser Drive-in Pertama di Jakarta, Parade Klakson Gantikan Tepuk Tangan

0
SHARE
Konser Drive-in Pertama di Jakarta Parade Klakson Gantikan Tepuk Tangan
Suasana konser Khaitna di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat yang menggunakan metode Drive In kemarin. Penonton tetap di dalam mobil dan bisa berinterakasi dengan grup band dengan aplikasi zoom. FOTO: Jawa Pos

Pandemi memang mengubah banyak kebiasaan. Tak hanya soal menjaga kesehatan dalam menangkal penyebaran virus Corona. Konsep konser musik tetap bisa dilakukan. Dengan cara berbeda. Penonton bisa membawa mobilnya dekat dengan panggung. Tapi, tidak boleh keluar mobil. Melihat artis dan menikmati musik tetap di dalam mobil. Ini yang disebut konsep Drive-in.

Setelah Bali dan Semarang, kini Jakarta menggelar konser musik dengan konsep drive-in untuk kali pertama. Acara bertajuk New Live Experience itu digelar selama dua hari, 29–30 Agustus, di parkir barat JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Hari pertama dimeriahkan grup musik dengan segudang lagu-lagu romantis, yakni Kahitna.

Penonton tidak diperkenankan keluar dari dalam mobil. Penonton melihat dan menikmati lagu tetap berada di dalam mobil. Meski begitu, tetap merasa dekat dengan Kahitna. Begitu pun sebaliknya. Secara interaktif mereka terhubung melalui Zoom yang juga ditampilkan melalui giant screen. Dengan begitu, tiga vokalis grup musik lawas tersebut tetap bisa melihat wajah serta menyapa para Soulmate –sebutan fans Kahitna– satu per satu.

Tak jauh berbeda dengan konser konvensional pada umumnya. Hanya panggung dibuat lebih tinggi daripada biasanya. Kemudian, sorak-sorai dan tepuk tangan penonton berubah menjadi parade klakson yang saling bersahutan. ’’Mana suara klaksonnya?’’ ujar Mario Ginanjar, Sabtu malam (29/8).

Lagu Takkan Terganti menjadi pilihan mereka membuka acara konser yang dimulai pukul 21.30 itu. Kemudian, disusul lagu Cerita Cinta, Bila Cinta, Aku Dirimu Dirinya, Andai Dia Tahu, Tentang Diriku, dan Katakanlah yang mampu menghipnotis para penonton seakan lupa dengan keterbatasan yang ada.

Hedi Yunus mengatakan, itu merupakan pengalaman perdananya tampil sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada Maret lalu. Dia merasa spesial. Di sisi lain, konser tersebut merupakan penanda genapnya usia Kahitna ke-34 tahun yang telah mewarnai belantika musik tanah air.

’’Ini juga pengalaman baru bagi kami. Biasanya di samping sini ada sound gede, sekarang nggak. Mudah-mudahan ini segera berakhir dan bisa show seperti biasa,’’ kata pria yang baru berulang tahun ke-52 pada Senin lalu (24/8) tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Yovie Widianto menambahkan bahwa bersama dengan Kahitna selama puluhan tahun adalah sebuah prestasi baginya. Menurut dia, tidak mudah bagi sebuah grup musik bisa bertahan dengan jumlah personel yang banyak dan tak pernah berubah sejak awal.

’’Saya rasa nggak ada selain Kahitna. Dan, mereka tidak pernah cemburu meski saya bikin karya buat teman-teman penyanyi lain. Saya bersyukur dan bangga,’’ tutur Yovie.

Tak Sebebas Merpati, Permaisuriku, Cinta Sudah Lewat, Merenda Kasih, Setahun Kemarin, Soulmate, dan Untukku merupakan sederetan lantunan lagu selanjutnya. Di pengujung acara, Kahitna menghidupkan malam dengan lagu Cantik sembari mengajak para Soulmate bergoyang.

Yang juga ditampilkan adalah lagu Mantan Terindah. Mario Ginanjar menyatakan, lagu tersebut dipersembahkan untuk para sahabat figur publik yang telah berpulang lebih dulu kepada sang pencipta.

’Ya, lagu ini kami dedikasikan buat Glenn Fredly, Didi Kempot, Barli Asmara, dan sahabat lainnya. Tahun 2020 adalah tahun yang berat, banyak kenangan terindah dan juga yang tidak,’’ imbuhnya. (jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here