Home TANGERANG HUB Dampak Pandemi Covid-19, Perselisihan Kerja Meningkat

Dampak Pandemi Covid-19, Perselisihan Kerja Meningkat

0
SHARE
Akibat Covid, Perselisan Kerja Meningkat
Hendra, Kepala Seksi Perselisihan Hubungan Industrial Bidang Hubungan Industri dan Penempatan Ketenagakerjaan Disnaker Kabupaten Tangerang.

BALARAJA – Dampak pandemi Covid-19 sasar sektor ekonomi industri di Tangerang. Data dari Dinas Tenaga Kerja (disnaker) Kabupaten Tangerang tercatat sudah 89 perusahaan yang terpaksa tutup dan merumahkan karyawannya. Hal tersebut disebabkan hilangnya pasar luar negeri serta kekurangan bahan baku akibat seluruh negara di dunia menerapkan pembatasan sosial dan lock down atau karantina. Hal tersebut membuat aktivitas industri dan perdagangan terhanti yang berdampak pada rantai ekspor-impor antar negara.

Kepala Seksi Perselisihan Hubungan Industrial Bidang Hubungan Industri dan Penempatan Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Hendra mengatakan, sejak April terjadi pelonjakan perselisihan hubungan industrial dimana didominasi kasus pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, pelonjakan kasus terjadi setelah adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap pertama dimana menimbulkan tingginya aduan hubungan kerja di Tangerang.

“Terhitung Januari hingga Agustus telah mencapai 214 kasus. Pelonjakan sejak Maret hingga Juni. Kalau saat ini sudah melandai jumlah aduannya. Memang dampak Covid-19 membuat banyak perselisihan kerja baik dari sisi pekerja maupun perusahaan,” katanya kepada Tangerang Ekspres saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/9).

Hendra menuturkan, pemutusan hubungan kerja (PHK) mendominasi penyebab perselisihan kerja. Selain tidak dibayarkannya pesangon hingga jumlah uang yang diterima tidak sesuai dengan aturan. Ia menjelaskan, perselisihan tersebut tidak selesai melalui perundingan kedua belah pihak antara pekerja dan perusahaan atau (Bipartit).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here