Home TANGERANG HUB Panti Asuhan di Cipadu Terpapar Covid

Panti Asuhan di Cipadu Terpapar Covid

0
SHARE
Panti Asuhan di Cipadu Terpapar Covid
PANTI: Suasana panti asuhan di Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, sebagian penghuninya terpapar Covid-19 dan langsung dibawa ke Puskesmas Jurumudi Baru untuk melakukan isolasi. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Penghuni panti asuhan di Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, terpapar Covid-19. Sebagian besar anak-anak dinyatakan positif setelah tes swab. Diduga virus masuk ke lingkungan panti dari salah satu orang yang tertular kemudian menyebar ke yang lain.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, setelah mendapat informasi ada panti asuhan terpapar, tim Gugus Tugas langsung melakukan tindakan agar tidak meluas. Petugas langsung membawanya ke Puskesmas Jurumudi Baru untuk diisolasi.

“Kita langsung bertindak cepat, menjemput yang positif agar tidak menyebar luas. Jika tidak, khawatir bisa menyebar luas ke masyarakat sekitar,”ujarnya.

Arief menambahkan, akan menjamin seluruh kebutuhan penghuni panti asuhan itu selama proses isolasi. Semua akan dipenuhi oleh Pemkot Tangerang agar semua penghuni panti bisa tetap melakukan isolasi.

“Semua penghuni panti sudah di swab tes, baik pengurus maupun anak-anak yang tinggal. Sisanya, yang sebelumnya negatif, dilakukan tes swab ulang, karena ada interaksi dengan penghuni panti selama menunggu hasil tes sebelumnya,”paparnya.

Arief menuturkan, selama pandemi seluruh panti asuhan yang ada di Kota Tangerang harus tetap waspada, dengan menjalankan protokol kesehatan dan menerapkan 3 M setiap hari.

“Pengurus panti harus perhatikan peralatan makan, alat ibadah harus milik masing-masing, makan bersama juga harus diperhatikan penyajiannya serta menjaga jarak dalam berinteraksi, dan juga selalu menggunakan masker,”tuturnya.

Sementara itu, Camat Larangan Marwan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya menjelaskan, yang terkonfirmasi satu panti asuhan. Saat ini juga dilakukan penyisiran dan pemeriksaan panti asuhan lainnya.

“Atas kejadian ini, kami langsung melakukan pemantauan dan pengecekan ke panti asuhan lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya klaster baru,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here