Home TANGERANG HUB Ramai Diberitakan Meninggal Saat Antre Bansos, Kades : Almarhum Sakit Jantung

Ramai Diberitakan Meninggal Saat Antre Bansos, Kades : Almarhum Sakit Jantung

292
0
SHARE

SEPATAN –Dikabarkan meningal saat mengantri pencarian bantuan sosial tunai (BST) Covid-19, di Kantor Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/9). Peristiwa meninggalnya S sempat membuat geger warga dan tersebar dimedia sosial. S yang dikatahui sebagai penjaga sekolah tersebut diduga meninggal karena penyakit jantung yang diderita sebelumnya.

Kepala Desa Pisangan, Jaya Muhamad Hotib membenarkan adanya seorang warganya yang meninggal dunia bertepatan dengan momen penyaluran BST dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di kantor desa.

“Kalau meninggal bertepatan dengan momen penyaluran bantuan sosial (bansos) betul. Tapi kalau meninggal karena ikut ngantri penyaluran bansos engga betul,” jelasnya, saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, Minggu (27/9).

Pria yang akrab disapa Balok ini menjelaskan, S, adalah penjaga sekolah di SDN Sarakan 3, yang berada persis di samping kantor desa. Pada saat perisitwa, sejumlah warga yang memarkirkan kendaraan sepeda motor yang akan mengambil bansos.

“Nah, maka sepeda motor diarahkan agar parkir di halaman sekolahan, dengan tujuan supaya sepeda motor tidak menghalangi jalan. Saat itu, almarhum ikut nongkrong. Namun tiba-tiba, saat duduk di sepeda motor, almarhum nyerosot (terjatuh). Maka orang-orang langsung membawa almarhum ke Puskesmas Sepatan. Sayangnya nyawa almarhum tidak tertolong,” dituturkan Balok, seraya menyebutkan almarhum masih saudaranya.

Balok mendapat informasi, jika almarhum punya riwayat sakit jantung. Bahkan jantung almarhum sudah dipasang ring. Bahkan dalam riwat, almarhum rutin mencuci darah di salah satu rumah sakit.

“Mari kita berikan doa terbaik untuk almarhum. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan menerima apa yang sudah menjadi kehendak sang pencipta,” ucapnya.

Di tempat terspisah, Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto menepis juga isu tentang adanya seorang warga yang meninggal dunia karena ngantri saat pengambilan bansos di kantor desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

“Almarhum bukan penerima bansos, jadi engga ikut ngantri. Almarhum punya riwayat sakit jantung,” ujarnya, singkat. (zky/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here