Home TANGERANG HUB DPPKB Sasar 718 Mamah Muda Ikut KB

DPPKB Sasar 718 Mamah Muda Ikut KB

0
SHARE

TIGARAKSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) bakal membagikan kontrasepsi gratis kepada pasangan usia subur (PUS). Atau suami istri yang berusia di rentang 15 sampai 49 tahun, biasa disebut pasangan muda.

Kepala DPPKB Hendra Tarmidzi mengatakan, alat kontrasepsi jangka panjang akan dibagikan secara gratis kepada pasangan usia subur di setiap puskesmas. Ia mengajak pasangan suami-istri untuk mengikuti program keluarga berencana (KB).

“Manfaat yang didapat pasangan suami-istri tentu dengan ikut KB banyak. Bisa merencanakan kehamilan, sehingga jarak antara anak pertama dan kedua tidak terlalu dekat. Juga, bisa lebih siap mempersiapkan tumbuh kembang anak menuju keluarga bahagia,” katanya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (10/5).

Hendra menjelaskan, kontrasepsi yang akan dibagikan antaranya pil KB, implan dan Intrauterine device (IUD). Untuk implan bekerja dengan cara mengeluarkan hormon progestin secara perlahan yang berfungsi mencegah kehamilan selama 3 tahun.

Adapun, suntik KB merupakan alat kontrasepsi yang mengandung hormon progestin dan mampu menghentikan terjadinya ovulasi. Berdasarkan periode penggunaannya, ada dua jenis suntik KB, yaitu suntik KB 3 bulan dan 1 bulan.

Kemudian, untuk Intrauterine device (IUD) merupakan alat kontrasepsi berbahan plastik dan berbentuk menyerupai huruf T yang diletakkan di dalam rahim. IUD atau KB spiral dapat mencegah kehamilan dengan cara menghalau sperma agar tidak membuahi sel telur.

Ada dua jenis IUD yang umum digunakan, yaitu IUD yang terbuat dari tembaga dan dapat bertahan hingga 10 tahun serta IUD yang mengandung hormon yang perlu diganti setiap 5 tahun sekali.

“Kita target KB aktif adalah 718.552 orang yang masuk kategori pasangan usia subur. Dengan capaian pada 2021 sebanyak 541.646 pasangan yang mengikuti KB atau sudah di atas 75,38 persen. Untuk target kita sendiri itu minimal diatas 70 persen,” pungkasnya. (sep/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here