Sugiyatna menambahkan, pada tahun ajaran baru ini akan dilakukan pengawasan ketat. Pihaknya juga telah melakukan imbauan dan sosialisasi bekerjasama dengan pihak Polsek. Ini agar siswa tahu dampak dari bullying.
”Korban bullying akan mengalami trauma, maka itu kita tidak membenarkan siswa saya melakukan aksi bullying. Kita menggandeng Polsek agar siswa paham, dan tidak melakukan aksi bullying kepada siswa baru. Saya juga meminta kepada siswa untuk saling melindungi satu sama lain,”paparnya.
Ia menjelaskan, pihaknya mengantisipasi adanya kasus bullying dengan cara selalu melakukan kegiatan yang melibatkan siswa. Melalui cara tersebut, siswa akan menjadi kompak dan tidak ada celah siswa melakukan aksi bullying.
”Dengan melibatkan siswa disetiap kegiatan sekolah, maka tidak akan ada celah aksi bullying. Ini karena para siswa akan melakukan kerjasama dan itu membangun komunikasi kepada sesama siswa. Semoga SMPN 4 Pasar Kemis terus berkomitmen dalam memerangi aksi bullying,”tutupnya.(ran)


















