Home TANGERANG HUB Di Bursa Sajadah Ada Oleh-oleh Khas Mekah

Di Bursa Sajadah Ada Oleh-oleh Khas Mekah

2
SHARE

SERPONG-Tak perlu jauh ke Jakarta untuk mencari serba-serbi perlengkapan ibadah selama Ramadan. Kini, perlengkapan salat seperti sajadah dan mukena bisa didapat di Bursa Sajadah, di BSD. Tak hanya itu, di tempat ini juga warga bisa membeli oleh-oleh khas Mekah.

Owner bursa sajadah Syahir Karim Vasandani mengatakan, para jamaah haji dan umrah dapat membeli dengan lengkap berbagai kebutuhan. Dari mulai sajadah, baju, mukena, dan kain sarung berbagai merek banyak tersedia di toko yang berada di Ruko Tol Boulevard BSD.

Menurutnya, dengan barang yang lengkap, calon jamaah haji dan umrah tak perlu repot lagi mencari oleh-oleh di Mekah saat menjalani ibadah. “Jadi tinggal fokus ibadah saja saat di tanah suci. Urusan oleh-oleh bisa dibeli sebelumnya di Bursa Sajadah. Ini cabang kita yang ke-9. Sebelumnya, kita buka di daerah Jakarta,” katanya, kemarin (1/6). Syahir juga menambahkan, dengan membeli berbagai keperluan ibadah di dalam negeri, juga sebagai upaya dalam meningkatkan pendapatan negara. “Jamaah haji tak perlu menukarkan rupiah dengan real. Jadi meningkatkan pendapatan kita,” tambahnya usai meresmikan toko dan logo baru Bursa Sajadah.

Produk yang dijual merupakan hasil dari produsen dalam dan luar negeri. Selain perlengkapan ibadah, Bursa Sajadah juga menyediakan berbagai pilihan kurma yang berkualitas. Ia juga mengatakan, banyaknya konsumen yang berasal dari Tangerang dan Tangsel menjadi alasannya membuka cabang di BSD. “Konsumen kita banyak dari wilayah Tangsel dan Tangerang. Mereka banyak ngeluh kalau harus berbelanja jauh ke toko kita yang di Jakarta. Makanya kita putuskan buka di sini,” imbuhnya.

Sementara itu, CEO Bursa Sajadah Heera Syahir Karim Vasandani menuturkan, pihaknya optimis membuka cabang di wilayah BSD, Kota Tangsel. Sebab, lanjut Heera, geliat ekonomi dan umat muslim Tangsel sangat berkembang pesat. “Daerah BSD, Tangsel ini sangat luar biasa potensinya. Itu terbukti dalam soft opening yang kita lakukan bulan lalu. Momen Ramadan dimanfaatkan untuk membuka karena tingginya permintaan berbagai kelengkapan ibadah,” pungkas Heera. (mg-22/esa)