Home TANGERANG HUB 52 Warga Tangsel Jadi Korban Tsunami, Pemkot Tanggung Biaya Pengobatan dan Penguburan

52 Warga Tangsel Jadi Korban Tsunami, Pemkot Tanggung Biaya Pengobatan dan Penguburan

1
SHARE
JENGUK WARGANYA: Wakil Walikota Benyamin Davnie didampingi Kepala BPKAD Warman Syanudin dan Direktur RSU Dr Alin, menjenguk warga korban tsunami Selat SUnda, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Tsunami Selat Sunda meninggalkan duka bagi warga Tangsel. Bencana, telah memakan 52 korban warga Tangsel. Dari jumlah itu, 12 di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Korban selamat dari insiden tsunami pekan kemarin, dirawat di empat rumah sakit di Kota Tangsel. Di RS Medika BSD, Sari Asih Ciputat, RS Premier Bintaro, RS Permata Pamulang. Sementara, satu orang masih dirawat di RSUD Serang.

Kemarin, Wakil walikota Tangsel Benyamin Davnie menyempatkan diri menjenguk korban bencana tsunami yang dirawat di RS Medika BSD. Ia datang bersama sejumlah pejabat. Di rumah sakit itu, ia mendatangi delapan pasien.

Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie, mengatakan, pihaknya menanggung semua biaya pengobatan korban. “Kami juga menanggung biaya pemakaman dan memberikan santunan kepada keluarga. Untuk korban yang masih menjalani perawatan biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemerintah melalui JKN-KIS dan BPJS,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Medika BSD Ani Trisusilo mengatakan, pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik kepada korban bencana tsunami yang hingga kini masih harus menjalani serangkaian operasi.

“Sampai saat ini sembilan korban yang kami tangani masih harus menjalani perawatan yang itensif karena beberapa terkena infeksi berlanjut dan harus segera dioprasi,” ujarnya.

Wanita berkerudung itu menambahkan, pihaknya menggeratiskan pengobatan bagi korban yang mengalami luka ringan dan tidak harus dirawat. “Saya gratiskan pengobatan bagi korban luka ringan karena itu adalah bentuk simpati saya kepada korban yang terkena musibah tsunami,” tambahnya.

Hingga Selasa (25/12) malam, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel yang diterjunkan ke wilayah terdampak bencana tsunami telah mengonfirmasi bahwa tidak ada lagi korban hilang yang berasal dari Tangsel. Namun, pencarian korban masih terus dilanjutkan karena kemungkinan masih terdapat korban yg belum ditemukan. (mg-4)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here