Home TANGERANG HUB Perum PPD Operasionalkan Bus Tangsel

Perum PPD Operasionalkan Bus Tangsel

1
SHARE
ANTAR PENUMPANG: Bus Perum PPD melintas di Jalan Juanda, Ciputat, beberapa waktu lalu. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Belum lama ini Pemkot Tangsel menerima 20 bus hibah dari Kementerian Perhubungan. Bus tersebut akan dikelola oleh PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) sebagai regulator dan Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD) sebagai operator.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, bus tersebut belum lama ini sudah diserahterimakan dan sekarang dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) dan dibahas antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel dan Perum PPD sebagai operator untuk operasikan 20 bus tersebut.

“Kita pilih Perum PPD karena sudah profesional (30 tahun lebih) dan Kemenhub juga kerjasama Perum PPD, serta memiliki bengkel yang berada di Kota Tangsel,” ujarnya, kepada Tangerang Ekspres seusai PKS di Aula Anggrek Balai Kota, Kamis (17/1).

Pak Ben menambahkan, Pemkot Tangsel ingin 20 bus hibah tersebut plus 5 bus trans anggrek yang dimiliki diserahkan semua ke Perum PPD. Namun, 20 bus tersebut harus menggunakan plat kuning dan 5 bus masih memiliki plat merah.

“Kalau 5 bus trans anggrek digunakan untuk angkutan umum maka harus diganti jadi palat kuning dulu,” tambahnya.

Masih menurutnya, bila semua bus sudah menggunakan plat kuning maka Perum PPD boleh memungut biaya, sedangkan plat merah tidak boleh. Rencananya bus tersebut akan melayani empat koridor di Tangsel, seperti Pondok Aren, Ciputat dan lainnya.

“Penetapan trayek nanti tunggu keputusan ibu
walikota dan lebih cepat lebih bagus,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa mengatakan, sebelum pengoperasian bus tersebut saat ini sedang siapkan proses secara teknisnya karena, ada produk hukum didalamnya. “Mulai dari bagaimana metode pengelolaan, bagaimana dengan Kota Tangsel dan Perum PPD,” ujarnya.

Pande menambahkan, Perum PPD menargetkan Maret bus tersebut sudah harus beroperasi di empat koridor yang sudah ditentukan Dishub Tangsel. Bus yang akan dioperasikan Perum PPD ukurannya 3/4 dan itu sebagai pensuplai (feeder busway) bagi Mas Rapid Transit (MRT) yang melintas di Kota Tangsel.

“Termasuk Light Rapid Transit (TLR) dan akan terintergrasi dengan beberapa stasiun di Tangsel,” tambahnya.

Masih menurutnya, untuk tarif Pande mengaku sedang melakukan kajian namun, nantinya ada batas bawah dan atas. “Yang penting adalah bagaimana caranya masyarakat bisa terlayani dengan harga murah. Pool Perum PPD kita ada di Ciputat,” tuturnya.

Pande menjelaskan, pool PPD Ciputat berdiri di lahan seluar lebih lima hektare dan dilengkapi perbengkelan yang lengkap dan modern. Termasuk tenaga mekanik yang ada merupakan hasil didikan mobil merek Hino. “Kita punya bengkel sendiri dan teknisi yang disebarlua di Jabodetabek,” ungkapnya.

Walikota Airin Rachmi DIany (dua dari kanan) bersama Direktur Perum PPD Putu Pandu di Balaikota Tangsel, kemarin. FOTO: Dok. Tangerang Ekspres

Di tempat yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, yang terpenting dari pengoperasian 20 bus tersebut plus 5 bus trans anggrek adalah sarana dan prasarana yang dibangun adalah konektivitas. “Yang penting bagaimana membuat masyarakat berubah dan mau menggunakan kendaraan umum untuk aktifitas sehari-hari,” ujarnya.

Airin menambahkan, cukup sulit mengubah kebiasaan masyarakat dari menggunakan kendaraan pribadi menjadi angkutan masal. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan layanan angkutan umum, meningkatkan tarif parkir kendaraan pribadi.

“Yang penting adalah sosialisasi dan ajak warga dan berikan pemahaman kepada pemangku kepentingan,” tuturnya. (bud)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here