Home TANGERANG HUB DLH Seriusi Pengembangan Sekolah Berbasis Lingkungan

DLH Seriusi Pengembangan Sekolah Berbasis Lingkungan

1
SHARE
SEKOLAH ADEM: SDN Gondrong 04 salah satu sekolah adiwiyata tingkat mandiri yang tampak asri dengan memerhatikan lingkungan bersih. FOTO: Abdul Madjid/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Tahun ini Pemkot Tangerang memberikan perhatian serius terhadap 68 calon sekolah adiwiyata tingkat kota, 40 calon sekolah adiwiyata tingkat provinsi, 53 calon adiwiyata tingkat nasional dan 9 calon adiwiyata tingkat mandiri.

Perhatian tersebut meliputi pelatihan, sosialisasi dan peningkatan sarana dan prasarana dengan mengajak seluruh stakeholder untuk turut berperan aktif dalam mewujudkan sekolah yang berbasis lingkungan.

Engkos Zarkasyh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menuturkan, banyak model yang dapat dilakukan masyarakat dalam turut serta membangun Kota Tangerang.

“Dengan membangun agen lingkungan dalam membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,”kata Engkos usai memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi sekolah adiwiyata di SMPN 9 Kota Tangerang, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, program adiwiyata tersebut adalah program berlingkup nasional untuk merubah perilaku dengan membangun kesadaran anak sejak usia dini terhadap pelestarian lingkungan.

“Selain itu, melalui program adiwiyata akan mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran seluruh warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan,”jelasnya.

Ia menambahkan, beragam upaya dinas lingkungan hidup dalam menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus dilakukan dengan bekerjasama dengan dinas pendidikan kota tangerang.

“Mendorong sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan, penerapan kurikulum yang memuat upaya pelestarian lingkungan dan meningkatkan peran aktif seluruh warga sekolah,”ujarnya.

Sementara itu Hj. Eny Nuraeni, Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada DLH Kota Tangerang secara teknis menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut adalah salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka mewujudkan konsep kota layak huni.

“Tujuanya adalah wujud komitmen pemerintah dalam upaya menciptakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,”jelasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut juga adalah salahsatu upaya dalam mendukung program nasional dalam program adinyata dan sebagai upaya dalam mewujudkan masyarkat sekolah yang lebih siap dalam menghadapi perubahan penurunan kualitas lingkungan dikota tangerang.

“Narasumber yang kami hadirkan pada kali ini ada dua yakni dari pusat pelatihan masyarakat dan generasi lingkungan kementerian lingkungan hidup dan praktisi lingkungan dari DeTara Foundation,”pugkasnya. (kom)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here